PC Project

Annyeong Clouders ^^ lama gak nge-post nih gara-gara sibuk sama sekolah sama lagi males nge-blog jadi beginilah blog dibiarin ampe lumutan. By the way, setelah kemaren-kemaren Pearl Clouds hadir *ceileh bahasanya* dengan tampilan serba pink kali ini Pearl Clouds mau sedikit berganti suasana menjadi lebih adem dengan tampilan biru kaya warna fandom kita yah walaupun ini bukan shapire blue seenggaknya sama-sama biru lah ya 😀

Nah alasan lain aku mulai otak-atik blog lagi adalah masih mau ngelanjutin project yang dari dulu gak pernah kesampaian. Jadi rencananya nih aku mau rombak nih blog menjadi blog yang khusus buat Fanfiction. Gimana? Pada setuju nggak? Masalahnya kalo nggak digituin lama-lama ini blog jadi sarang laba-laba. Dan kalau cuma buat nge-post ff kiriman dari Clouders semua insyaallah lah aku sempet dibanding harus nulis postingan yang pastinya memerlukan pengamatan terlebih dahulu karena emang blog ini sebisa mungkin aku buat beda dan gak cuma copast atau repost dari blog-blog lain yang udah ada ya walaupun disini ada beberapa postingan yang aku copy dan repost dari blog lain. Jadi buat nge-post satu postingan aku perlu waktu yang agak lama buat bener-bener mempertimbangkan postingan aku layak dipublish ato nggak.

Balik lagi ke blog Fanfiction yang udah aku sebutin diatas, jadi buat merombak blog ini jadi blog Fanfiction tentunya aku membutuhkan partisipasi dari para Clouders. Karena jujur aku ini gak jago bikin Fanfiction dan juga gak telaten bikinnya jadi aku rasa kalau blog ini diisi cuma sama ff karyaku hasilnya bakal nggak maksimal seperti yang aku harapkan dong jadi aku bener-bener butuh pastisipasi clouders yang punya bakat writing buat ngewujud-in project-ku ^^

Gimana clouders? Adakah yang berminat? Terus setuju gak kalo blog ini dirombak jadi blog ff?

Kalau banyak yang setuju dan berminat aku bakalan terusin project ini, semakin cepat semakin baik. Tapi kalo nggak pada setuju dan nggak ada yang berminat ya sudahlah, blog ini akan semakin lumutan dan jamuran (?) dan tetap seperti ini, dan sepertinya aku juga bakal jarang posting. Maka dari itu aku butuh comment kalian apa project ini bakal dilanjutin ato nggak.

Ya udah segitu aja pemberitahuannya, semoga hasilnya nggak mengecewakan. Annyeong ^_^

[OSEN] BTOB, after Yook Sungjae, Seo Eunkwang? The Rediscovery of Idol Vocalists

Love IN DA CUBE

Idol group BTOB riding their word-of-mouth title idol team with ‘The Best Vocalists’, are becoming a hot issue.

Appearing on ‘Masked Singer’ previously, Yook Sungjae’s charming mid-low vocals attracted attention and raised attention for the group he’s in, BTOB. On that show, he mentioned, “My singing is the most lacking in the team. I’ve been busy following after Hyungs,” thus raising many music fans to relook into idol’s best vocalist group BTOB.

The first to follow after, is none other than main vocalist Seo Eunkwang and his cover song he sang recently at a radio program, which was immediately a community talk and gained good comments. The video in question was from KBS Cool FM ‘KPOP Planet’ in April whereby Seo Eunkwang was invited by DJ Im Hyunsik as a guest. Seo Eunkwang’s ‘Singing ‘She’s Gone’ while sitting down’ video has belatedly become a topic.

In this video, Seo Eunkwang…

View original post 248 more words

Long time no see

Annyeong..

Hehe gak mau panjang2 sih intinya aku nulis ini mau ngasih tahu kabar buruk dan kabar gembira. Ehm.. mana dulu ya? Ya udah kabar buruk aja dlu biar ntar happy ending *jiaaah

Kabar buruknya sebenernya aku mau minta maaf sama semuuua temen2 Elf baik reader blog ini maupun bukan. Aku minta maaf banget gak bisa nepatin janjiku sbg ELF untuk bersama Super Junior sampai akhir *bow

Aku memutuskan untuk nggak ELF lagi 😦 Aku bener2 minta maaf karena gak bisa sama2 kalian lagi buat ada disamping Super Junior. Aku sebenernya udah nyoba buat jadi multifandom tp kayaknya aku lebih fokus ke fandom baruku jd daripada aku nggak adil mending aku lepas salah satu dan sayangnya yang aku pilih fandom baruku. Aku bener2 minta maaf bgt.

Untuk masalah CLOUDS sampai skrg aku masih Clouds kok dan belum ada rencana buat ninggalin Yesung 🙂

Itu kabar buruk nya dan kabar baiknya

Mungkin aku bakal mulai ngurusin ini lagi tp ini baru kemungkinan aku jg gak yakin krena aku udah kerja jd yah begitulah…

Sekali lagi aku minta maaf dan akj bakal terus support dan suka sama Super Junior walaupun aku bukan ELF lagi ^^

Dan buat yang bertanya2 siapa idola sama fandom baruku here is it

104539008_3

Yup it’s BTOB *hayooo pasti ada yang mikir aku suka grup sebelah kan?* #apaansih

Ah iya BTOB ini deket sama Super Junior mereka sering main ke dorm Suju jadi buat kedua fandom semoga kita tetap bisa berteman walaupun udah beda minat tp kita tetep KPOPERS kan? 😉

Love Shine part 10

I hate myself for knowing everything

Before I get wet with your tears

I tried to lie and avoid it but

Your two eyes are telling me goodbye

I finally set my heart to leave

And it came to me like a harsh storm

It might be a fate that will wash away like the rain

I was sick with a love fever

( Storm – Super Junior )

~~~~~~~~~~~~~~~

“joori-ah .. mian .. aku .. hany ..”

“gwaenchana .. gomawo sudah menolongku” joori berjalan pergi meninggalkan hyukjae

“tidak bisakah kau menatapku sedikit saja ?” tanya hyukjae lemah, joori berhenti sejenak dan kembali melanjutkan langkahnya

‘mianhae ..’ gumam joori

>> part 10 start here

“hyunhee-ah ..” yesung berlari mengejar hyunhee dan memeluknya dari belakang

“oppa .. mianhae ..” kata hyunhee terisak dalam pelukan yesung

“mianhae wae ? harusnya aku yang minta maaf .. ini semua tidak seperti yang kau pikirkan” kata yesung lembut

“aku tahu kau dan joori tidak seperti itu .. aku percaya padamu maupun joori dia sudah aku anggap seperti adikku sendiri, tapi untuk saat ini bisakah kau biarkan aku sendiri ?” hyunhee melepaskan pelukan yesung di pinggangnya, dan berbalik menghadap yesung menangkupkan kedua tangannya di wajah yesung, ia tak kuasa menahan air matanya melihat raut wajah bersalah namja yang dicintainya

“jebal ..” hyunhee memohon disela tangisnya

“wae ?” tanya yesung kemudian, digenggamnya tangan hyunhee yang ada diwajahnya, hyunhee menunduk tak menjawab pertanyaan yesung dan berbalik meninggalkannya. Yesung benar2 merasa bersalah dan hanya bisa menatap punggung kekasihnya yang semakin menjauh

‘mianhae oppa.. saat ini aku hanya ingin meyakinkan hatiku ..’ batin hyunhee terus berjalan

0o0o0o0o

“hari ini kudengar ada mahasiswa baru ..” kata hyukjae saat sedang makan siang bersama donghae,krystal, hyori dan joori

“ah .. siwon oppa maksudmu ?” tanya hyori pada hyukjae

“mana aku tahu, aku kan hanya bilang hari ini ada mahasiswa baru .. itu saja”

“aku kan hanya memastikan yang kau maksud itu siwon oppa atau bukan” hyori menimpali

“kau mengenal nya ?” tanya krystal pada joori

“ku dengar dia anak presdir” tambah donghae

“benarkah ? waah dia pasti sangat kaya ..” kali ini hyukjae

“ne .. dia cho siwon kakaknya kyuhyun” terang hyori

“mwo ? cho kyuhyun namjachingumu itu ?” tanya donghae pura2 terkejut

“ne .. waeyo ?” jawab hyori ketus

“ani .. hanya terdengar aneh saja” kata donghae yang langsung mendapat tatapan –kau tidak akan selamat- dari hyori

“haha .. sudahlah kalian berdua ini selalu saja begitu ..” krystal menengahi adu mulut kedua temannya itu

“aissh .. andai saja kyuhyun juga bersekolah disini akan kupastikan kau tidak bisa menggangguku lagi”

“pada kenyataan nya kyuhyunmu itu tidak ada disini”

“ya !! lee donghae kau !!” hyori sudah bersiap2 melempar donghae dengan gelas kosong dihadapannya

“joori-ah .. gwaenchana ?” tanya krystal pada joori karena sejak tadi joori hanya diam, pertanyaan krystal itu membuat hyori,donghae maupun hyukjae memandang ke arah joori

“gwanchana ..” jawab joori seadanya

“apa kau sakit ?” tanya hyukjae khawatir

“ani .. hanya sedikit lelah saja”

“kau yakin ?” tanya krystal memastikan

“eung ..” joori mengangguk

“annyeong cho siwon imnida .. bangapseumnida~ mohon bantuannya” pemuda bernama siwon itu memperkenalkan dirinya

‘bukankah dia namja yang waktu itu bersama hyunhee ?’ tanya yesung dalam hati melihat mahasiswa baru tersebut

“siwon .. kau bisa duduk di sebelah sana” kata jang sonsaeng menunjuk pada kursi di depan yesung, siwon pun duduk sementara itu yesung masih terus memperhatikan siwon

“annyeong siwon imnida .. apa kau yang bernama yesung ?” tanya siwon pada yesung

‘bagaimana dia bisa tahu ? apa hyunhee yang memberitahunya ?’ batin yesung

“ne .. bagaimana kau bisa tahu ?”

“tentu saja aku tahu, kau sangat terkenal di kalangan mahasiswa dan para dosen, senang sekali aku bisa bertemu denganmu .. semoga kita bisa menjadi teman baik” kata siwon ramah

“ne ..” jawab yesung singkat

Siwon merasa yesung orang yang sangat baik, meskipun baru saja mengenalnya ia merasa nyaman berteman dengan yesung, tapi apa dia akan berpikir hal yang sama jika mengetahui siapa yesung sebenarnya ?

0o0o0o0o0o0o0o

Yesung baru saja selesai dengan mata kuliahnya, ia bergegas untuk pulang tapi baru setengah jalan ia melihat joori sedang duduk di taman membaca buku, yesung kembali merasa bersalah dengan yeoja yang beberapa hari ini selalu ada di pikirkannya itu, ya!setelah kejadian itu yesung selalu memikirkan joori dan juga cara untuk minta maaf padanya bukannya hyunhee yeojachingu nya yang mungkin juga sakit. Merasa ini waktu yang tepat untuk meminta maaf yesung pun berjalan hendak menghampiri joori, namun langkahnya terhenti ketika hyukjae datang dan membawanya pergi. Yesung pun mengurungkan niatnya tapi enath mengapa ia merasa sakit melihat joori bersama dengan hyukjae ‘kenapa ini ?’ tanya yesung dalam hati.

0o0o0o0o0o0o0o

“hari ini aku mulai masuk kuliah ..” cerita siwon pada hyunhee

“geurae ?” hyunhee tersenyum singkat pada siwon

“ne .. akan lebih menyenangkan jika kau juga masuk kuliah, kau tahu yesung ?” pertanyaan siwon itu membuat hyunhee terkejut ‘apa siwon oppa sudah mengetahuinya?’ tanya hyunhee dalam hati

“ne” jawab hyunhee datar agar siwon tidak berpikir yang macam-macam tentang hubungan antara dirinya dan yesung

“waeyo?”

“heuh?”

“kenapa sikapmu berubah saat aku menyebut nama yesung?”

“b-berubah bagaimana?” hyunhee mulai gugup ‘semudah itukah dia menyadarinya?bagaimana kalau dia tahu?hyunhee tamat lah riwayatmu’ batin hyunhee

“sikapmu menjadi dingin saat aku menyebut nama yesung,waeyo?apa kau tidak suka padanya?” hyunhee bernafas lega mendengar pertanyaan siwon

“e-e-eh .. ne!aku tidak suka padanya!jeongmalyo!!dia itu sok keren,sok pintar,sok berkuasa,dan juga menyebalkan!dia juga selalu mencoba mendekatiku pokoknya dia sangat menyebalkan” teriak hyunhee yang membuat siwon terkejut ‘hyunhee kau benar-benar jahat’ pikir hyunhee

“geuraeyo?padahal setauku dia itu ramah pada semua orang, dia juga sangat baik padaku..” timpal siwon

“sudah kubilang dia itu menyebalkan!!” bentak hyunhee suaranya bergetar

“kau kenapa?gwaenchanayo?baiklah aku tidak akan membicarakannya lagi” siwon memeluk hyunhee mencoba menenangkan kekasihnya ‘mianhae oppa’ batin hyunhee. Ia tidak dapat menahan air matanya lagi,ia merasa sangat bersalah pada yesung tapi tidak bisa di pungkiri bahwa ia juga masih sangat mencintai siwon.

0o0o0o0o0o

yesung kembali lagi ke kampus karena harus membantu prof.park menyelesaikan tugas-tugasnya. Sudah pukul 11 dan ia baru saja selesai

“gomawo yesung-ah, maaf selalu merepotkanmu karena membantuku kau jadi sering pulang malam” kata prof.park

“gwanenchana .. itu sudah tugasku untuk membantu profesor”

“baiklah kalau begitu kajja kitta pulang” ajak prof. Park

“ehm .. aku masih harus mengambil buku ku yang tertinggal di kelas”

“baiklah kalau begitu aku pulang dulu”

“ne profesor, hati-hati di jalan”

“ne ne ..” prof. Park pun pulang

Yesung segera pulang setelah mengambil bukunya yang tertinggal namun saat melewati ruang seni ia mendengar suara dari dalam ruangan. Yesung memberanikan dirinya untuk memastikan dari mana asal suara tersebut dan saat ia membuka pintu ia mendapati seorang yeoja tengah tertidur dengan kepalanya bertumpu pada tangannya di meja. Yesung mendekat karena penasaran siapa yeoja itu

“joori?” gumam yesung setelah mengetahui bahwa yeoja itu ternyata adalah joori ‘apa yang dia lakukan disini malam-malam begini ?’ batinnya. Tak jauh dari tempat joori tidur, yesung melihat sebuah lukisan musim gugur, tak lama kemudian yesung teringat bahwa 3 hari ini dia tidak membantu joori untuk menyelesaikan lukisannya

‘jadi ia rela malam-malam tidur di kampus hanya untuk menyelesaikan lukisan itu’ pikirnya, yesung memandang joori lembut dan mengelus rambutnya sayang

DEG

Tiba-tiba saja jantung yesung berdegup kencang saat ia memandang wajah joori, tidak hanya perasaan suka tapi ia juga merasa ia sudah mengenal joori sejak lama dan merasa bahwa ia sudah sangat familiar dengan wajah joori. ‘yesung-ah sadarlah apa yang terjadi padamu?’ yesung kembali memandang lukisan yang ada di sudut ruangan dan berganti menatap joori, ia melepas jaketnya dan menyelimutkan nya pada joori lalu melanjutkan lukisan joori yang belum selesai itu.

Setelah menyelesaikan lukisan itu yesung mengambil tas dan bukunya namun saat ia akan mengambil tasnya, sesuatu terjatuh dari meja. Yesung mengambilnya, ternyata itu adalah sebuah album kecil bertuliskan ‘Our Memories’ saat ia akan membukanya, handphone nya bergetar

“jongjin-ah waeyo ? .. ah aku baru saja membantu prof. Park mengerjakan tugasnya .. jigeum ? baiklah aku pulang .. 10 menit lagi aku sampai ..” yesung menutup sambungan telepon nya dan memasukkan album itu kedalam tasnya dan bergegas pulang.

Joori terbangun dari tidurnya, ia baru sadar kalau dia ketiduran karena kelelahan dan langsung panik menyadari lukisannya belum selesai

“aigoo joori-ah pabo ! pabo !! bagaimana kau bisa ketiduran hah ? ini sudah jam .. mwoo jam 7 ini berarti kelas prof.park 2 jam lagi mulai .. aishh eottokae ?” kata joori frustasi, ia pun berlari kearah lukisan nya dan heran mendapati lukisannya telah selesai, ia juga baru sadar jika sedari tadi terdapat jaket yang menyelimuti pundaknya, ia mengambil jaket itu, joori merasa kenal dengan jaket yang di pakainya itu

“yesung oppa ?” gumam nya

0o0o0o0o0o

Hari ini hyunhee mulai masuk kuliah lagi dan dia berangkat dengan siwon, saat sampai di kampus orang2 memandang mereka dengan tatapan aneh, hyunhee sadar dengan apa yang sedang orang2 lihat berbeda dengan siwon yang malah bingung dipandang dengan tatapan seperti itu

“kenapa orang2 menatap kita seperti itu ?” tanya siwon polos pada hyunhee

“sudahlah tidak usah di pedulikan” kata hyunhee lembut

“bukankah itu hyunhee sunbae ?kenapa dia bersama dengan mahasiswa baru itu?” tanya donghae pada hyukjae yang melihat hyunhee dan siwon

“mungkin kebetulan saja .. kajja” ajak hyukjae

0o0o0o0o0o0o

Hari ini semua mahasiswa sibuk membicarakan tentang hubungan hyunhee dengan siwon dan juga secara kebetulan hari ini yesung tidak masuk karena mendapat tugas dari prof.park untuk mengambil buku-buku seni untuk para mahasiswa diluar kota

“hyori-ah .. apa kau tahu ada hubungan apa antara hyunhee sunbae dengan siwon ?” tanya donghae pada hyori

“mollayo, mungkin hanya teman ..” jawab hyori santai

“ya !! apa kyuhyun tidak menceritakan padamu tentang kakaknya itu?”

“setauku siwon oppa itu sangat sibuk dan dia juga pengusaha yang sukses”

“jinjja ?”

“ne .. waeyo ? kenapa kau tanya seperti itu?” tanya hyori

“ani .. aku hanya merasa mereka memiliki hubungan bukan hanya sekedar teman, tadi aku lihat siwon mencium hyunhee sunbae di atap kampus”

“mwo?” hyori terkejut dengan perkataan donghae begitupun joori dan hyukjae yang sedari tadi hanya diam

“kau salah lihat kali .. mungkin saja itu bukan mereka” ucap hyukjae

“jinjja .. aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri dan aku yakin itu mereka berdua”

“mungkinkah itu karena kejadian beberapa hari yang lalu?” semua nya sekarang memandang ke arah joori, joori menunduk dipandang seperti itu

“tapi sepertinya tidak .. bagaimana bisa hyunhee sunbae berbuat seperti itu pada yesung .. aku tidak setuju jika hubungan mereka ada hubungannya dengan kejadian beberapa hari yang lalu” kata donghae “hyuk .. bukankah kau juga dekat dengan yesung? apa yesung pernah menceritakan tentang ini padamu?” sambungnya

“molla .. aku sudah tidak pernah bersamanya akhir-akhir ini” katanya datar

“waeyo? Kalian ada masalah?” kali ini hyori yang bertanya

“ani .. sudahlah tidak usah membicarakan tentang itu lagi” kata hyukjae

0o0o0o0o

“oppa aku ingin bertanya padamu tentang sesuatu ..” kata hyori pada kyuhyun

“em .. waeyo?”

“apa kau kenal dengan hyunhee eonnie?” tanya hyori menyelidik

“waeyo?”

“jawab dulu pertanyaanku !”

“ne .. aku mengenalnya ..waeyo?”

“jinjja?lalu apa hubungan hyunhee eonnie dengan siwon oppa?”

“kau ini kenapa ?”

“sudahlah jawab saja apa susahnya !”

“hubungan mereka? hyunhee nuna itu yeochin nya siwon hyung”

“mwo?”

“kau ini mengagetkanku saja”

“sudah berapa lama mereka menjalin hubungan?” tanya hyori lagi

“kau ini sedang menginvestigasi ku ya?”

“ishhh kau ini .. cerewet sekali sih ?sudah tinggal jawab saja !!”

“ne ne .. ehm .. sekitar 3 tahun lebih”

“mwo?apa kau bilang tadi? 3 tahun lebih?”

“ne .. dan rencana nya hari ini orang tua kami akan melamar hyunhee nuna”

“mwo?”

“kau ini kenapa? Aneh sekali ..”

“kenapa oppa tidak pernah menceritakan hal ini padaku?”

“kau sendiri .. kenapa kau tidak bertanya, ya sudah kita mau kemana ?” tanya kyuhyun

“ani .. aku mau ke apartement joori”

“biar kuantar”

“tidak usah aku bisa naik taksi .. gomawo oppa” hyori segera pergi ke apartement joori

“ada apa dengannya ?” gumam kyuhyun

“tidak mungkin” joori masih belum percaya dengan apa yang dikatakan hyori

“jeongmal yo kyuhyun oppa sendiri yang bilang padaku ..”

“jadi .. hyunhee eonnie ..” joori tidak melanjutkan kata-katanya “yesung oppa ..” gumamnya lirih

0o0o0o0o0o

“aku pulang ..” kata yesung begitu sampai dirumah

“ah .. hyung kau sudah pulang ..” sambut jongjin

“kenapa sampai selarut ini?” tanya nyonya kim

“mianhae eomma aku pulang terlambat lagi tadi ada sedikit macet” yesung mencium pipi eommanya

“ya sudahlah .. kalau begitu kau mandi lalu makan” perintah nyonya kim

“ne ..” yesung pun bergegas menuju kamarnya

Yesung baru saja selesai mengerjakan tugas-tugas yang belum sempat ia selesaikan, ia memasukkan buku-buku nya kedalam tas nya, ia menemukan sebuah album kecil milik joori yang kemarin malam ia bawa

“aishh .. aku lupa kalau aku membawa album milik joori, sebaiknya aku kembalikan besok” katanya lalu meletakkan album kecil itu di meja belajarnya dan bersiap tidur namun ia merasa penasaran dengan album kecil itu. Yesung pun bangkit dari tempat tidurnya dan mengambil album itu di meja belajarnya ‘apa tidak apa-apa jika aku membukanya?’ pikirnya ‘ah .. sebaiknya aku buka saja ..’ yesung pun akhirnya membuka album itu dan saat dia membuka halaman pertama ..

-TBC-

part 10 udah aku update 🙂 mian lama *bow*

Yesung Operasi Plastik ?


Postingan kali ini aku mau bahas tentang Yesung lagi pastinya. Mungkin topik yang dibahas kali ini agak sedikit sensitif, soalnya kali ini kita bakal bahas tentang ‘Operasi Plastik yang selama ini selalu diidentikkan dengan artis korea. Dan buat kali ini aku bakal cari tahu apa yesung oppa melakukan oplas atau nggak secara akhir-akhir ini banyak yang nanya ke aku ‘member suju yang oplas siapa aja?’ atau ‘yesung oppa oplas nggak sih?’. Nah disini aku mau sedikit menjawab pertanyaan chingudeul apakah uri yesung oppa oplas atau nggak. Tapi sebelumnya aku minta maaf kalau mungkin jawaban ini kurang berkenan dihati kalian atau jawaban aku kurang memuaskan buat chingudeul soalnya ini hanya menurut pengamatanku selama beberapa tahun ngikutin perkembangannya yesung oppa.

Pada dasarnya Bedah plastik atau operasi plastik adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang bertujuan untuk merekonstruksi atau memperbaiki bagian tubuh manusia melalui operasi kedokteran. Dan bedah plastik secara umum dibagi dua jenis yaitu pembedahan untuk rekonstruksi dan pembedahan untuk kosmetik, dan dalam kasus ini jenis pembedahan untuk kosmetiklah yang sering ditempuh artis korea. Sebelumnya aku pernah denger kalau katanya yeppa melakukan oplas dibagian hidung sama dagu. Ok, kita bahas satu per satu anggapan  tersebut.

Yang pertama adalah hidung, naah untuk operasi yang satu ini bisa dibilang salah satu operasi yang paling sering dilakukan, sebagian orang menjalani operasi ini karena menginginkan bentuk hidung yang lebih mancung, sebagian lagi melakukan operasi ini karena untuk memperbaiki bentuk hidung mereka karena sebuah insiden atau kecelakan. Hmm.. ngomong-ngomong soal hidung, yeppa ini punya hidung yang nggak terlalu mancung seperti halnya siwon oppa dan kalau aku perhatiin bentuk hidung yesung oppa emang sering keliatan beda tapi itu semua juga bisa terjadi karena faktor make-up kan? Secara percaya nggak percaya make-up bagi sebagian besar orang memang dipercaya bisa menjadikan wajah seseorang sedikit berubah walaupun sifatnya sementara dan mungkin make-up bisa jadi cara cerdas dan efektif bagi seseorang yang pengen tampil beda. Dengan make-up kita juga bisa membuat hidung menjadi terlihat lebih mancung ataupun mata terlihat lebih besar, tergantung bagaimana kita memolesnya. Beberapa orang bisa sering memakai make-up untuk menutupi kekurangan yang ada pada diri mereka jadi bukan nggak mungkin kalau make-up itu jugalah yang bikin hidung yesung oppa keliatan beda. Tapi, ‘mungkin’ bisa juga itu emang benar-benar karena oplas. siapa yang tahu?

Nah untuk operasi hidung sendiri ada beberapa operasi yang sering dilakukan orang korea diantaranya adalah augmentation rhinoplasty, short-snub nose rhinoplasty, blunt tip rhinoplasty, dan rhinoplasty meluruskan tulang hidung yang bengkok. Dan setelah aku amati, aku merasa ‘mungkin’ yeppa melakukan jenis yang pertama yaitu augmentation rhinoplasty atau rhinoplasty yg membuat tulang hidung lebih tinggi/ mancung. Operasi ini dilakukan dengan menyisipkan implan tulang baru, berupa silikon atau dari tulang imitasi yang dikembangbiakan dari tulang rawan pasien sendiri.

Sebelumnya yeppa pernah bergurau kalo dia pengen melakukan oplas pada bagian hidungnya sama Leeteuk, entah itu bercanda atau enggak yang jelas disitu dia juga bilang kalau dia nggak bisa melakukan nya karena sibuk.

LT: Then Yesung, do you have any dissatisfaction (with yourself)?
YS: A lot of them. On the face, there are quite a lot, My nose is a little… Ah, I think of doing a plastic surgery.
LT: Then go ahead and do it.
YS: But we are very busy, what about our daily schedules?
LT: Then just take a rest…
YS: Euhahah~ My hands are very small too…
LT: Then you should just be born again.

Dan kalau dilihat-lihat tulang hidung yeppa yang sekarang terlihat lebih mancung dibanding saat dia waktu di super show 1 tahun 2008

Ini perbandingan hidung yeppa waktu ss1 (2008) sama waktu ss4 (2012)

Dari foto diatas dapat dilihat kalau tulang hidung bagian atas yesung oppa yang sekarang lebih keliatan, daripada saat tahun 2008, tapi itu kan jika dilihat dari depan? Dan dari sini aku mikirnya mungkin karena faktor make-up, tapi coba lihat foto yang ini

Disini kelihatan banget tulang hidung yeppa yang sekarang jauh lebih tinggi dari yang dulu dan aku rasa kalau ini bukan karena make-up, kenapa? Soalnya difoto yang ini kita liatnya dari samping, disini aku kembali mikir mungkin emang bener yeppa melakukan augmentation rhinoplasty tapi setelah aku cek lagi ternyata di tahun 2006 hidung yeppa sama kaya hidung yeppa yang sekarang

Nah looh bingung kan? Aku sendiri juga bingung (o.o)3 dan yang aku heran kok bisa hidung yeppa di tahun 2006 lebih mancung dari tahun 2008 ? make-up kah? Entahlah. Dan sekarang kebingunganku makin bertambah setelah aku liat foto ini

Difoto diatas keliatan kalo ulang hidung yeppa yang sekarang terlihat lebih tinggi dari yang dulu. Lalu kesimpulannya apa yeppa beneran melakukan oplas pada bagian hidungnya? Aku sendiri buat yang satu ini nggak bisa nyimpulin apa yeppa oplas atau nggak karena banyak sekali foto yang bikin aku malah tambah bingung. tapi terkadang foto juga kurang akuarat buat menentukan apakah seseorang melakukan oplas atau tidak. Dari foto-foto yang uda aku kasih diatas mungkin chingudeul bisa menyimpulkan sendiri apa yeppa melakukan oplas atau nggak.

Yesung without make-up

Nah yang kedua ini yang bakal aku bahas adalah tentang dagu/rahang, apa benar yeppa melakukan operasi di dagunya? Kita liat foto ini

Setelah liat foto diatas apa kesimpulan kalian? Yeppa melakukan oplas kah? Kalau masih ragu, gimana kalau sama yang ini ?

Gimana menurut kalian? Apa ada yang beda dibagian dagu? Kalo menurut aku sendiri YA emang beda, dagu/rahang yeppa yang sekarang itu terlihat lebih kecil dan tirus itu karena pipinya yeppa yang sekarang nggak se-chubby dulu waktu awal-awal debut dan itu berpengaruh bagi bentuk dagu yeppa. Tapi apa itu berarti yeppa melakukan oplas? kalau untuk yang satu ini aku yakin yeppa TIDAK melakukan oplas. Why? Karena pertama, kalau tadi diatas disebutkan terlihat mancung/tidaknya hidung ‘mungkin’ bisa dikarenakan make-up, untuk kali ini aku lebih ke model rambut. Clouds pasti tahu dong kalau yeppa ini nggak jarang gonta-ganti model rambut kaya member yang lainnya, bisa kita lihat beberapa perubahan gaya rambut yeppa dari jaman twins sampai sekarang, entah udah berapa kali yeppa gonta-ganti model rambut dan tentu aja itu juga berpengaruh ke bentuk mukanya dia.

Seidkit info bahwa kebanyakan orang korea terobsesi dengan muka kecil (v-line), karena ras korea menurut penelitian dari struktur rahang , kebanyakan memiliki rahang kotak (square) dan bulat (rounded), lebar dengan tulag pipi yang menonjol dan dari foto diatas bisa kita pastikan kalau rahang/dagunya yeppa itu bulat (rounded). Dan untuk mendapatkan bentuk muka v-line biasanya mereka melakukan operasi plastik dengan cara diperkecil *eh?* maksudnya disini adalah ukuran wajahnya dibuat lebih kecil. Di dalam dunia medis, istilah ini dikenal dengan operasi jaw bone reduction/ mandibular reduction (pengurangan tulang rahang) dan zygoma/cheek bone reduction (pengurangan tulang pipi). Jaw bone adalah tulang yg membuat rahang kotak sedangkan zygoma adalah yg membuat tulang pipi menonjol dan wajah “lebar”. Biasanya tehnik ini digunakan bagi orang-orang yang mengalami kecelakaan yang menyebabkan hancurnya tulang wajah. Untuk membuat tulang rahang/dagu menjadi lebih tirus atau membentuk v-line biasanya dilakukan dengan cara memotong tulang mandibular (rahang)  atau menggunakan teknik sagittal split ramus osteotomy.

Nah alasan yang lainnya kenapa aku yakin yeppa nggak melakukan operasi adalah nggak ada perubahan yang signifikan terhadap bentuk muka/rahang ataupun dagunya yeppa. Terus, yeppa juga pernah bilang *aku lupa yeppa bilangnya dimana dan acara apa* tapi yang jelas disitu dia bilang kalau pipinya gambang banget chubby-nya kalau dia terlalu banyak makan jadi dia sekarang lebih menjaga dan mengatur pola makannya biar pipinya nggak chuby-chuby banget kaya waktu dulu awal debut. Dan terbukti sekarang, usaha yeppa buat bikin pipinya lebih tirus berhasil dan karena itu juga yeppa jadi kurus banget sekarang *-_- selain itu teknik selca yesung oppa lah yang juga membuat pipinya terlihat lebih tirus. Tapi yang penting bagiku mau yeppa oplas atau nggak aku nggak peduli, aku tetep suka sama yeppa ^_^

Foto yesung dari kecil sampai sekarang

Nah itu tadi beberapa hasil pengamatanku mengenai apakah yesung oppa oplas atau nggak, mungkin ada beberapa atau mungkin banyak dari kalian semua yang nggak setuju sama apa yang aku tulis diatas atau kurang puas dengan jawabanku aku minta maaf karena aku sendiri juga nggak begitu tahu tentang operasi plastik dan sebagainya, tapi disini aku hanya mencoba menjawab pertanyaan dari chingudeul yang bertanya apa yeppa oplas atau nggak atas hasil pengamatanku, jadi Please No Bashing.

source : tidakmenarik.wordpress.com
credit by : Muftia
share by : Pearl Clouds
Please take with full credit if you wanna reblog this.

Love Shine part 9

 

Part 9 start here >>

 

Sudah jam 7 malam tapi yesung dan joori masih belum selesai mengerjakan tugas dari prof. Park

 

“sudah malam, sebaiknya kita selesaikan besok saja kita masih punya waktu satu hari untuk menyelesaikan makalahnya lagipula ini tinggal sedikit” usul yesung

 

“hm .. baiklah kalau begitu” jawab joori menyetujui. Yesung pun pulang tetapi sebelumnya ia menyempatkan diri mengunjungi toko kue untuk membelikan cupcake kesukaan hyunhee dan pergi menemui hyunhee di rumahnya seperti janjinya tadi siang

 

“tadaa !!” yesung menunjukkan satu kotak cupcake coklat kesukaan hyunhee begitu hyunhee membukakan pintu untuknya, hyunhee menerima kotak tersebut lalu mempersilahkan yesung masuk dan membuatkan teh  hangat untuk kekasihnya itu

 

“mian aku lama ..” ujar yesung pada hyunhee yang ada disampingnya

 

“gwaenchana .. bogoshipo oppa” hyunhee menyandarkan kepalanya dipundak yesung. yesung membelai rambut hyunhee lembut dan mencium kening hyunhee

 

“na do bogoshipo my princess” kata yesung tulus, mendengar perkataan yesung hyunhee merasa bersalah karena telah membohongi yesung selama ini. Hyunhee berusaha menahan air matanya agar tidak keluar, cukup lama mereka saling diam sebelum akhirnya yesung memulai pembicaraan

 

“apa kakimu sudah sembuh ?” tanya yesung

 

“belum sembuh total sih tapi aku sudah bisa berjalan, mungkin besok atau lusa aku mulai masuk kuliah lagi” jawab hyunhee

 

“syukurlah kalau begitu .. aku lega mendengarnya”

 

“….”

 

“sudah malam .. sebaiknya kau tidur” kata yesung, hyunhee menurut lalu yesung menggendong hyunhee menuju kamarnya. Sesampainya dikamar yesung membantu hyunhee membaringkan badannya.

 

“gomawo oppa ..” ucap hyunhee yang dibalas senyuman tulus dari namjachingunya itu. Yesung lalu menyelimuti hyunhee

 

“jaljayo ..” kata yesung kemudian berjalan hendak meninggalkan kamar hyunhee, tapi tiba2 hyunhee meraih tangan yesung, menggenggamnya erat seolah memohon yesung untuk jangan pergi

 

“waeyo ?” tanya yesung lembut

 

“tinggalah disini dulu hingga aku tertidur” yesung menautkan alisnya, tidak biasanya hyunhee bersikap seperti ini namun beberapa saat kemudian yesung tersenyum dan duduk di samping ranjang hyunhee sementara hyunhee masih memegang lengan yesung

 

“nyanyikan sebuah lagu untukku ..” pinta hyunhee, yesung menggenggam tangan hyunhee yang sedari tadi memegang lengannya dan mengecupnya sekali dan mulai bernyanyi

 

Nan hansang kanghan chokman hajiman

(aku selalu bersikap tegar tetapi)

Pyongseng no hanajikil jashin

(aku hanyalah pengecut yang tidak mempunyai keyakinan)

Obsodoman bigopan namjaya

(untuk menjagamu selamanya dan meninggalkanmu)

 

“eung ..” potong hyunhee

 

“waeyo ?”

 

“kenapa menyanyikan lagu ini ?” tanya hyunhee

 

“memangnya kenapa ?”

 

“ehm .. entahlah aku hanya tidak suka liriknya” terang hyunhee

 

“itu kan hanya lirik, tidurlah ..” bujuk yesung

 

“ne ..” ujar hyunhee menurut dan yesung kembali melanjutkan lagunya

 

Dashin nagatun saram sarang hajimalgo

(jangan pernah mencintai seseorang seperti aku lagi)

 

‘suaramu sangat indah oppa’ batin hyunhee

 

Dashin geuriwo han saram mandeul jimalgo

(jangan pernah merindukan aku lagi)

No man barabogo no ani mandwaeso

(carilah seseorang yang tidak pernah berpaling darimu dan membutuhkanmu)

Harudo mot botil mankeum

(sesorang yang sangat mencintaimu)

Saranghae joneun saram mana …

(yang tidak dapat hidup tanpamu)

Jebal …

(aku mohon)

 

Yesung mengakhiri lagunya dan beranjak untuk memastikan bahwa hyunhee sudah tidur lalu mencium kening hyunhee

 

“jaljayo .. my princess” yesung mematikan lampu dan menutup pintu kamar hyunhee

 

‘mianhae oppa’ batin hyunhee dan meneteskan air mata yang sedari tadi ia tahan saat yesung sudah pergi

 

0o0o0o0o0o0o

 

“hari ini kau jadi pergi dengan yesung sunbae ?” tanya hyori pada joori

 

“ne .. rencananya hari ini aku akan pergi melihat lukisan itu dan mengambil salah satu dari konsep lukisan itu untuk aku lukis ..” jawab joori

 

“apa perlu kutemani ?” tawar hyori

 

“tidak perlu .. kami berdua hanya pergi melihat lukisan tersebut lalu setelah itu mencari peralatan2 yang diperlukan untuk melukis”

 

“baiklah kalau begitu .. semoga kau berhasil”

 

“ne ..” jawab joori dan berjalan menuju ke kelasnya

 

0o0o0o0o0o

 

“oppa .. bisakah kau menemaniku ke toko buku ?” tanya hyunhee pada yesung, hari ini hyunhee sudah mulai masuk kuliah seperti biasanya karena keadaan kakinya yang sudah membaik

 

“mianhae hyunhee-ah .. hari ini aku ada janji menemani joori untuk melihat lukisan sachol di apgujung ..”

 

“em .. kalau begitu biar nanti aku pergi dengan yujin”

 

“gwaenchana ?”

 

“ne .. sudah seharusnya kau menjalankan tugasmu, aku tidak apa2”

 

“gomawo, kalau begitu aku pergi dulu jaga dirimu baik2, beritahu aku jika terjadi sesuatu arraseo ?”

 

“ne ..” jawab hyunhee menurut. Yesung pergi meninggalkan hyunhee dan menemui joori di parkiran. Terlihat joori sedang berdiri di samping mobilnya dan menunggunya

 

“mianhae aku ada urusan sebentar tadi .. apa kau sudah menunggu lama ?” tanya yesung

 

“gwaenchana .. aku juga baru beberapa menit disini”

 

“ya sudah ayo kita berangkat”

 

“ne”

 

0o0o0o0o0o

 

Hyunhee duduk di bangku halte menunggu bus yang datang sambil mendengarkan i-pod miliknya, tiba2 seseorang menepuk pundaknya, hyunhee menoleh dan melepas headsetnya

 

“siwon oppa?” ujar hyunhee pelan

 

“ikutlah denganku ..” siwon menarik tangan hyunhee menuju mobilnya

 

“ya!! Oppa kita mau kemana ?”

 

“sudah .. kau masuklah, aku akan membawamu ke suatu tempat”

 

“huh ?”

 

Siwon melajukan mobilnya ke suatu tempat yang sudah ia siapkan untuk hyunhee

 

“sebenarnya kau membawaku kemana ?” tanya hyunhee bingung sedangkan yang ditanya hanya tersenyum manis dan fokus dengan kegiatan menyetir nya. Hyunhee menautkan alis nya dan memilih diam dan mengikuti siwon

 

0o0o0o0o0o

 

“eottoke ?” tanya yesung pada joori yang berjalan didepannya. Joori berbalik dan tesenyum senang pada namja dihadapannya

 

“neomu arumdawa ..” jawab joori senang. Mereka berdua baru saja melihat lukisan sachol di museum budaya di daerah apgujungdan sekarang mereka berdua sedang jalan2 di sepanjang sungai Han. Joori berjalan sedikit melompat karena sudah lama ia tidak jalan2 di sekitar sungai Han apalagi saat ini ia sedang bersama dengan jongwoon, ‘rasa nya seperti kembali ke masa lalu’ batin joori. Ia menghirup nafas dalam2 menikmati udara sore kota Seoul

 

“hei !! sepertinya kau bahagia sekali? Ada apa?” tanya yesung yang sedari tadi melihat tingkah joori yang aneh menurutnya

 

“ani.. sudah lama aku tidak berjalan2 di sini, hah .. rasanya rindu sekali” yesung tersenyum mendengar jawaban joori

 

“waeyo? Kenapa senyum2 seperti itu?apa aku aneh?”

 

“anii.. hanya saja kau lucu” yesung terkekeh

 

“apanya yang lucu?”

 

“kau kan melihat sungai Han setiap hari, dan kau juga pasti sering lewat sini kan?”

 

“iya .. tp kan itu bukan jalan2”

 

“lalu apa?”

 

“entahlah tapi aku rasa akan rasanya berbeda”

 

“apa yang membuatnya berbeda ?”

 

“na do mollayo” jawab joori polos

 

“…”

 

“oppa apa kau sudah makan?” tanya joori memecah keheningan

 

“belum ..”

 

“kalau begitu .. bagaimana kalau kita makan sushi di restoran sebelah sana ? bukahkah oppa suka sushi ?”

 

“eh ? darimana kau tahu kalau aku suka sushi ?” tanya yesung heran, joori yang sebelumnya tidak menyadari ucapannya langsung gugup

 

“eh .. ani .. aku hanya menebak, ternyata tebakanku benar .. kajja” joori menarik tangan yesung

 

~~~

 

Joori memandang yesung yang sedang asik menikmati makanannya, sadar sedang diperhatikan yesung menghentikan kegiatan makan nya

 

“kenapa kau tidak makan ?”

 

“sudah lama aku tidak melihatmu seperti ini ..” gumam joori, ia tidak sadar dengan pertanyaan yesung

 

“siapa yang kau maksud ?” tanya yesung membuyarkan lamunan joori

 

“ani .. kau mengingatkanku pada seseorang ..”

 

“siapa ? apa namjachingumu itu ?” joori mengangguk

 

“sudahlah .. ayo kita makan !!” kata joori kemudian. Yesung menatap joori prihatin, ia merasa sakit melihat keadaan joori seperti ini, dibalik keceriaan nya ternyata joori menyimpan beban yang tidak diketahui orang lain, entah mengapa yesung merasa ia ingin melindungi joori dan melupakan semua beban nya, tapi apa yang bisa dia lakukan ? yesung melanjutkan makan nya sambil sesekali melihat joori yang ada dihadapannya.

 

0o0o0o0o

 

Yesung menghentikan mobilnya di depan sebuah rumah. Tampak ia membawa 1 box cupcake coklat kesukaan hyunhee. Setelah memencet bel rumah hyunhee, seorang ahjuma yang merawat hyunhee sejak kecil membukakan pintu untuknya

 

“annyeong ahjumma ..” sapa yesung ramah, ahjumma tersebut balas tersenyum

 

“apa hyunhee sudah pulang ?” tanya yesung sopan

 

“dia bilang dia pulang telat hari ini .. waeyo ? apa dia tidak memberitahumu ?”

 

“hm .. mungkin dia masih di toko buku tadi aku tidak bisa mengantarnya karena ada kepentingan”

 

“ah .. begitu”

 

“kalau begitu aku titip ini saja tolong nanti berikan pada hyunhee”

 

“ah ne ..”

 

“gamsahamnida ahjumma”

 

“ne ..”

 

Yesung berjalan pergi dan masuk ke mobilnya, namun sebelum ia hendak pergi ia melihat sebuah mobil yang asing baginya memasuki halaman rumah hyunhee. Seorang pemuda berbadan tinggi dengan kemeja biru mudanya terlihat keluar bersama dengan hyunhee

 

‘siapa namja itu ?’ batin yesung penasaran, ia terus memperhatikan hyunhee dan pemuda tersebut. Yesung terkejut ketika tiba2 namja itu mencium hyunhee. Ia merasa dunia nya berhenti saat itu juga, wajahnya memanas menahan marah, tangannya meremas setir mobilnya kuat ingin sekali ia keluar dan memukul namja itu tapi yesung berusaha mengendalikan amarahnya. Yesung melajukan mobilnya dengan perasaan marah dan bertanya2 “siapa dia ? ada hubungan apa dia dengan hyunhee ? apa selama ini hyunhee .. ah ani .. hyunhee tidak mungkin seperti itu” geram yesung frustasi

 

0o0o0o0o0o

 

Joori melangkahkan kakinya berjalan menuju ke kelasnya, ia bingung kenapa orang2 menatapnya dengan tatapan tidak suka, ia juga melihat orang2 saling berbisik dan menatapnya seolah2 ia adalah seorang buronan. Hyunhee pun mempercepat langkahnya menuju ke kelasnya ia masih bertanya2 ‘ada apa sebenarnya? Apa ada yang salah denganku ?’ tanya joori dalam hati. Suasana yang sama juga joori rasakan setiba nya ia di dalam kelas, joori menghampiri krystal yang sedang duduk membaca buku di bangku nya

 

“waeyo ? apa yang terjadi ? kenapa orang2 menatapku sepert itu ?” tanya joori to the point

 

“apa kau tidak melihat di papan pengumuman ?” krystal balik bertanya

 

“ani .. memangnya ada apa ?”

 

“apa kemarin kau pergi bersama dengan yesung sunbaenim ?” tanya krystal, tampak orang2 sedang memandang ke arah mereka berdua, penasaran dengan jawaban joori

 

“ne .. waeyo ?” krystal terkejut dengan jawaban joori

 

“krystal-ah .. waeyo ?” tanya joori semakin bingung,bukannya menjawab pertanyaan joori krystal bangkit dari duduk nya dan menarik tangan joori dan membawa nya pergi ke papan pengumuman. Terlihat banyak mahasiswa/i yang sedang berdiri di depan papan pengumuman, tiba2 joori merasa perasaannya tidak enak. Ia memberanikan diri untuk menerobos gerombolan para mahasiswa/i untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi dan betapa terkejutnya joori saat melihat banyak foto2 dirinya bersama dengan yesung kemarin di papan pengumuman ‘bagaimana ini bisa terjadi ? apa ada yang mengikuti kami berdua ?’batin joori bingung

 

“ya !! joori-ah apa benar kau mejalin hubungan dengan yesung sunbae ?” tanya yeoja yang bernama victoria ketus

 

“kau tahu kan yesung sunbae-nim itu namjachingu nya hyunhee eonnie ?” tanya yeoja satu nya lagi

 

“kau benar2 tidak punya hati, bagaimana bisa kau melakukan semua ini disaat hyunhee nuna baru saja mengalami kecelakaan hah?” timpal namja bernama jino.

 

“ada apa ?” tanya yesung yang datang bersama hyunhee, semua orang memandang ke arah joori sinis lalu. Yesung melihat papan pengumuman dan juga terkejut dengan apa yang dilihatnya, foto2 dirinya dan joori yang bisa dibilang mesra seperti layaknya sepasang kekasih,begitupun hyunhee yang ada di sebelah yesung, ia juga terkejut ketika melihat foto2 namjachingunya itu joori menunduk lemah dan orang2 masih memandangnya dengan tatapan benci sedangkan hyunhee menatap joori tak percaya

 

“siapa yang melakukan ini ?” tanya yesung berusaha tenang. Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan yesung, semua diam. Yesung mendengus kesal sementara itu hyunhee hanya diam matanya sudah berkaca2, hyunhee pun pergi meninggalkan mereka dengan keadaan kakinya yang masih belum pulih. Yesung menatap joori dengan perasaan bersalah lalu pergi menyusul hyunhee. Sepeninggal yesung orang2 terus memojokkan joori

 

“kau lihat .. apa yang sudah kau perbuat ?”

 

“aku benar2 tidak menyangka kau akan melakukan ini semua ..”

 

“padahal selama ini hyunhee eonnie selalu baik padamu”

 

“sadarlah yesung sunbae tidak mungkin menyukaimu”

 

“jelas2 hyunhee eonnie lebih baik daripada dirimu!!”

 

“dasar perempuan jalang”

 

Berbagai cacian ditujukan joori, mereka juga tidak segan2 mendorong joori hingga terjatuh,joori tidak bisa berkata apa2 dan hanya bisa menunduk dan terisak.

 

“hentikan !!” sebuah suara mengejutkan joori,tiba2 joori merasakan ada seseorang yang meraih tangannya, membantunya berdiri dan memeluknya ‘hyukjae ?’

 

“eunhyuk !! sebaiknya kau menjauh darinya dia itu perempuan tidak tahu diri”

 

“jangan berkata apapun tentang joori jika kalian tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi !! lebih baik sekarang kalian pergi !!” ujar hyukjae tegas, orang2 pun meninggalkan mereka berdua

 

“lepaskan ..” ujar joori lemah, hyukjae melepas pelukannya

 

“joori-ah .. mian .. aku .. hany ..”

 

“gwaenchana .. gomawo sudah menolongku” joori berjalan pergi meninggalkan hyukjae

 

“tidak bisakah kau menatapku sedikit saja ?” tanya hyukjae lemah, joori berhenti sejenak dan kembali melanjutkan langkahnya

 

‘mianhae ..’ gumam joori

 

-TBC-

The Losing Voice Love part 2

CAST:

KIM JONG WOON aka YESUNG
LEE HYUK JAE aka HYUKIE
KIM RYEWOOK aka WOOKIE
CHO KYUHYUN aka KYUHYUN/KYU
LEE DONGHAE aka DONGHAE

PART 2/3

<< previous part

“bukan aku yang bilang tapi dirimu sendiri.sudah ah ayo pulang,aku lelah.” Dia terus berjalan ke mobilku,aku hanya diam dan mulai menyetir.Sepertinya En Mun memang sangat lelah,baru beberapa menit saja dia sudah tertidur.Sungguh manis,sleeping beauty.Sesampainya dirumah aku langsung menggendong En Mun ke tempat tidurnya dan kembali ke kamarku segera menyusul En Mun ke alam mimpi.

Part 2 start here >>

Aku memandang keluar jendela,melamun tepatnya,melamuni seorang yeoja ceroboh yang cantik itu.Tiba2 dari arah belakan ada yang menggetiku

“hayo!lagi ngapain!”

“eomma!” WAIT A MINUTE!SUARA GUE!SUARA GUE BALIK.

“tes…tes…aaaa….suara oppa kembali En Mun…ini berkatmu…terimakasih telah mengagetkanku.” Kataku sambil memeluk En Mun

“syukurlah oppa..aku ikut senang.aku akan mengabari yang lainnya,kakak telfonlah Dokter Choi.”

”ne…” En Mun segera keluar dari kamarku dan mengabari seluruh anggota keluarga bahwa suaraku telah kembali.Bisa kudengar teriakan bahagia mereka,saatnya menghubungi Dokter Choi

yeoboseo?ada apa?Yesung?” terdengar suara khawatir sekaligus bingung disana

“nde Dokter.ini aku Yesung,suaraku kembali”

“oh,syukurlah.kalau begitu segeralah ke RS untuk pemeriksaan lebih lanjut.”

“baiklah aku segera kesana.” Sambungan terputus,aku segera bersiap.Kali ini aku mengajak En Mun untuk menemaniku.Segera Dokter Choi memeriksaku dan tentu saja ada Eun Hwa karena dia terapisku.En Mun menunggu diluar,katanya ia takut pada peralatan2 yang ada disini.Semua pemeriksaan sudah dilakukan,aku hanya perlu melatih suaraku agar kembali seperti semula dan bisa kembali ke duniaku.Setiap hari aku harus melatih suaraku di sini,itu berarti setiap hari aku akan bertemu dengan Eun Hwa.Senangnya!Ternyata selain terapis,dia juga seorang guru musik,jadi dia juga yang akan melatihku kembali bernyanyi.Aku keluar dari ruangan Dokter Choi,diluar En Mun sudah bersama laki2 yang kami temui semalam.

”nuna…”

“Hyukie?kau sudah sampai?maaf membuatmu menunggu lama.”

“tak apa.lagi pula sekalian menemani teman lamaku.oh ya,kau belum menjawab pertanyaanku kemarin En Mun,siapa laki2 ini?”

“semalam?kalian bertemu?” Tanya Eun Hwa bingung

“iya kak,oh iya aku lupa,waktu itu kakak sedang menerima telfon.” Aku menjawab pertanyaannya

“aku Kim Jong Woon,kau bisa memanggilku Yesung.jadi Eun Hwa ini onniemu?”

“nde..”

“kalau begitu sama,Yesung ini juga oppaku..” kata En Mun

“bukankah…?” kaliamat Hyukie menggantung

“ne..dia kakak angkatku..dia yang sudah menjagaku selama ini” tunggu..Dia bilang Hyukie tadi.Aku tidak lupa ingatan,masih terlihat jelas dimataku wajah sedih En Mun saat dia harus meninggalkan Korea dan namja ini.Tampak wajah senang dan lega diwajahnya saat tahu mereka berdua adalah saudara.

”emh,kami berdua akan makan siang bersama.maukah kalian ikut bersama kami?” tawar Eun Hwa

“boleh.” Kataku disertai anggukan kecil dari En Mun.Kamipun memutuskan untuk makan siang di Lolipop Café,tempat favorit En Mun.Sepanjang makan siang kami bercanda dan saling berbagi cerita.

”sepertinya Yesung oppaku sudah kembali.” Kata En Mun tiba2

“maksudmu?” “sudah terlalu lama kau dingin oppa.ini sudah saatnya kau kembali kedirimu dan teman2mu.pasti mereka sangat kangen denganmu.

” Aku memikirkanperkataannya.Apa yang dia katakan,itu semua benar.Sudah terlalu lama aku seperti ini,aku harus kembali.

”eung,kalau begitu maukah kalian membantuku?”

“caranya?” Tanya mereka nyaris bersamaan.Kuputar otakku,mungkin dengan memberikan Wookie dan Kyuhyun hadiah.Lalu memberikan mereka sedikit kejutan,mungkin.Aku memberitahukan rencanaku pada mereka.Kamipun berjalan menyusuri toko2 yang ada di mall itu.

”oppa!kau mau beli apa untuk mereka?”

“hem..aku juga bingung.emh,En Mun bisa kesini sebentar.” Aku membisikkan sesuatu padanya ‘aku ingin minta pertolonganmu.kau jalanlah dengan Eun Hwa onnie dan cari tahu apa yang dia suka.kau bisa membantuku kan?’ dia hanya menganggukkan kepala

“oppa!aku sangat ingin berbelanja sekarang.bagaimana kalau kita berpencar saja,kau dengan Hyukie dan aku dengan Eun Hwa onnie..”

“oke kalau itu maumu.Eun Hwa aku titip adikku yah.kalau dia menangis kasih coklat saja.”

“ih,oppa apa sih.” Katanya pura2 marah

“ne.kalau begitu aku juga titip adikku ya.jangan kaget kalau dia bertingkahlaku seperti monyet.hihihi..”

“hiya!onnie ini mempermalukanku saja.”

“hahaha…yasudah,sampai bertemu nanti ya.dah Eun Hwa.dah En Mun.” kamipun berpisah.Aku mulai mencari hadiah yang akan kuberikan pada Wookie dan Kyu

“emh,enaknya aku kasih apa ya Hyuk?”

“bagaimana kalau ponsel?kan jadi bisa kembaran bertiga.”

“ide bagus.bukan hanya bertiga,tapi berenam.”

“maksudmu?”

“sudah ikut saja” aku menarik tangannya yang masih melihatku bingung.Aku mulai memutari counter handpone yang ada disitu.Mencari mana ponsel yang pantas dipakai cwe maupun cwo.

”mari tuan.mau cari ponsel yang seperti apa?” kata seorang pelayan salah satu toko,aku mulai tertarik dan melihat2

“kami juga menyediakan jasa eksklusif,anda bisa memilih ponsel yang anda inginkan dan mendesain sendiri casingnya.”

“mwoya?bisa begitu?” pelayan itu mengangguk,aku mulai memilih2 ponsel yang berderet di etalase toko itu.Mataku tertuju pada ponsel full touchscreen dengan prosesor yang bagus dan harga yang terjangkau

“saya ambil yang ini.” Kataku sambil menunjuk ponsel itu

“baiklah akan saya ambilkan dulu.”

“saya ambil 6 buah ya.” Pelayan itu agak sedikit kaget lalu mulai mengambil ponsel itu untukku.Hyukie yg berada disebelahku masih menatapku kebingungan.Biarlah dia dengan pemikirannya sendiri.

”emh,ini tuan,6 buah ponsel.karena anda sudah membeli 6 buah ponsel,maka kami akan mendesain gratis casing untuk keenam ponsel anda.bagaimana?”

“boleh.” Kataku,rejeki kupikir.

”kalau begitu mari ikut saya kekasir.sekalian mendesain casing ponsel anda.”

“baiklah.Hyuk,kau tunggu disini ya.” Ia hanya mengangguk,masih dengan wajah polos plus bingungnya.Aku membayar tagihan ponsel itu dan mulai mendesain casingnya sesuai keinginanku.Tak butuh waktu lama,semua sudah selesai.Ku lihat Hyukie sedang terkantuk-kantuk di kursinya.

”Hyuk aku sudah selesai.ayo kita cari yang lain.”

“oh ne hyung.” Katanya mulai sadar dari tidurnya

“sepertinya kau sangat kecapaian?”

“ha?oh,mungkin karena semalam aku tidak bisa tidur nyenyak.”

“yasudah kajja.supaya kau dapat segera beristirahat.” Akupun menelfon Eun Hwa dan memberitahunya untuk segera bertemu di tempat parkir

“oh ya Hyuk.bisakah kau rahasiakan kalau aku membeli enam buah ponsel?aku tidak ingin mereka banyak bertanya.”

“ne hyung.aku akan diam.” Ia menyunggingkan gummy smilenya,kami masih terus berjalan

“emh,Hyuk bagaimana kau bisa kenal dengan En Mun?”

“oh itu,aku ini teman sesekolah dulu saat di SMA,kami bertemu diatap saat dia sedang menangis.” Bukannya aku tak tahu cerita itu,hanya saja mengetes kejujurannya

“kalau Hyung?” tanyanya

“aku..menemukan dia saat kecelakaan yang dialaminya bersama kedua orang tuanya,saat itu aku baru pulang dari traning dan aku melihat ada keributan disana,dan ada seorang yeoja imut menangis,ia terus memanggil kedua orangtuanya,semua orang yang berada disitu hanya bisa melihatnya iba karna kedua orang tuanya sudah tidak bernyawa.aku mengambilnya dalam pelukanku,dan kutanya siapa namanya serta menberinya coklat.ternyata dia pewaris utama perusahaan milik appanya,makanya ia melanjutkan sekolahnya di Amerika sambil belajar menjalankan perusahaan appanya.seharusnya aku sepertinya,belajar berbisnis tapi egoku menjadi penyanyi mengalahkan semuanya.walaupun pada akhirnya aku harus duduk dikursi itu untuk memimpin perusahaan.”

“jadi hyung juga pewaris tunggal?” aku mengangguk

“ternyata masih ada yang senasib denganku.” Aku mengerutkan kening

“maksudmu?”

“aku sama denganmu.bedanya,kau asli pewaris tunggal aku harus menjadi pewaris tunggal.aku tak ingin berebut perusahaan appa dengan onnie,walaupun onnie bilang ia tidak menginginkan perusahaan,tapi tetap saja hatiku kecilku berkata ini tidak adil.apalagi aku punya mimpi menjadi penyanyi sekaligus dancer,sepertimu aku ingin menjadi artis terkenal.memang orang tuaku merestui dan mendukungku mengikuti traning.tapi,saat mereka kembali membujukku untuk meneruskan usaha appa setelah aku menjadi artis,tetap saja aku merasa aku terlalu jahat pada onnie ku.” Aku menatapnya sayang

“dengar aku Hyuk.kau boleh saja menggapai mimpimu,apalagi kau sudah sampai tahap traning.untuk urusan perusahaan appamu,aku yakin orang tuamu berharap banyak padamu,anak laki2nya.dan kehidupan onniemu,aku yakin dia akan bahagia dengan seorang bos dari perusahaan lain yang akan memenuhi kebutuhan hidupnya.”

“kau yakin?” aku menganggukkan kepala tentu saja aku yakin karna orang tersebut adalah diriku ^^.Dari kejauhan terlihat dua orang yeoja cantik menenteng beberapa plastic.

”hya!kau beli apa saja heuh?”kataku ingin menjitak En Mun tapi ditepis oleh Eun Hwa

“heh!kasar sekali kau ini.dia hanya membeli beberapa makanan untukmu dan Hyukie.katanya kalian pasti kelaparan.”

“katanya kau ingin belanja,kenapa kau hanya membeli makanan?” En Mun hanya menatapku dengan tatapan dasar-kau-oppa-tak-tau-diuntung-terserah-aku-dong-ingin-belanja-apa-uang-uangku

“tadi kepalanya tiba2 pusing dan dia sempat oleng lalu kubawa saja dia ke café yg ada disana.kau ini,orang sedang sakit malah dimarahi.”

“oh,maafkan aku En Mun,lalu sekarang bagaimana keadaanmu?”

“gwencana.aku hanya sedikit pusing karna tadi di RS aku melihat darah.semua itu mengingatkanku pada eomma dan appa.” Dia terlihat sedih,aku ini babo atau apa sih?

“yasudah kalau begitu kita pulang saja ya.” Ia mengangguk,tiba2 terdengar suara dari ponsel Hyukie dan ia segera mengangkatnya

“ne ne aku mengerti.aku akan segera kesana.” Ia menutup telefonnya dan menatap kami.

“eung,myant barusan Donghae-ah menelfonku dan memberitahuku untuk segera menemuinya.aku bisa titip onnie ku untuk diantar pulang?aku sangat terburu-buru.”

“nene..akan kuantar onniemu pulang,kau hati2 dijalan” ia melambaikan tangan dan menghilang bersama mobilnya

“apa dia tidak capek?tadi saja dia sudah terkantuk-kantuk menungguku.sekarang malah mau menemui Donghae.dan untuk apa dia menemui Donghae?” kataku seolah2 berkata pada diriku sendiri

“akhir2 ini dia sibuk mempersiapkan debutnya yang akan dilakukan sebentar lagi.dan Donghae adalah anggota grupnya.apa kau mengenal Dongahe?”kata Eun Hwa

“oh,jadi sebentar lagi dia menjadi artis ya?aku pernah bertemu dengannya sekali di taman.”

“emh,apa kau bertemu dengan il Ra juga?yeojachingunya Donghae.”

“yeojachingunya Donghae?” Tanya En Mun kaget.

”ne En Mun,dia kecelakaan sehari setelah aku kecelakaan dan dia lupa ingatan.termasuk ingatan tentangku.” Kataku dengan wajah sendu

“maksud kalian apa sih?” Tanya Eun Hwa

”il Ra mantan yeojachinguku,ya walaupun kami belum putus,tapi ia sudah mempunyai hubungan dengan pria lain.jadi ya kuanggap sudah putus saja.” Kataku sembari tersenyum,ia pun mengangguk mengerti.

”bisa kita pulang sekarang?aku sudah sangat lelah.” Malaikat kecilku itu terlihat pucat

“arraseo.kajja.” kataku lalu mengendongnya dan Eun Hwa mengekor disebelahku.

Ternyata pusing sedikitnya berkelanjutan,malamnya suhu badan En Mun naik dan ia mulai mengigau.Sebegitunyakah kau tersiksa?Aku terus menemaninya tak peduli pada rasa kantukku.Aku ingin menjaganya,walau ia terus memarahiku karna terus menjaganya tanpa menghiraukan diriku sendiri.Aku tak peduli yang aku pedulikan hanya dia.Tiba2 HP ku bergetar

‘Yesung-shi!sudahkah kau tidur?-Eun Hwa’

yeoja itu,kenapa semalam ini masih bisa mengsmsku?

‘hiya!kau ini.ini sudah malam.mengapa tidak tidur?-Yesung’

‘aku sedang menjaga Hyukie,begitu pulang ia jatuh pingsan di ruang tamu dan sekarang dia demam.mana mungkin aku meninggalkannya hanya untuk tidur?lalu dirimu sendiri.kenapa belum tidur?kupikir smsku akan sia2.’

Ternyata Hyukie sedang sakit juga,kedua orang ini kenap sehati sekali?aku heran.

‘aku juga sedang menjaga En Mun.badannya panas dan dia terus mengigau.’

‘mwo?jadi En Mun sakit juga?kasian dia,dia pasti merindukan sosok orang tuanya.’

‘ne.aku fikir dengan kehadiran orang tuaku dia bisa menggantinya.ternyata tidak.tapi Hyuk baik2 saja kan?’

‘sejauh ini masih baik,mungkin kalau memarah aku akan membawanya ke RS.lalu En Mun?’

‘sejauh ini dia tidak baik.semakin lama panasnya semakin naik,tapi kalau aku membawanya ke RS itu sama saja aku membunuhnya pelan2.kau mengerti kan maksudku?’

‘ne.aku juga berfikr begitu.Hyukie juga sangat benci RS,pernah sekali aku membawanya kesana dan dia berhasil kabur hanya dalam waktu 15 menit,lalu kami menemukannya didepan rumah dengan wajah yang lebih pucat dari sebelumnya dan dia sedang mengis.’

‘sepertinya mereka jodoh,sakit bersama,dan sama2 tidak menyukai RS.ini sungguh2 ajaib.’

‘ne.atau kau hubungi Dokter Choi saja jika memang sudah sangat gawat.akupun akan melakukan hal yang sama.aku kasian melihat mukanya yang semakin terlihat menderita itu’

‘ide bagus,mungkin dengan begini mereka bisa dirawat dirumah saja.’

‘kajja segera telfon,kasian En Mun.’ akupun menelfon Dokter Choi

yeoboseo?ne Yesung-shi,ada apa menelfonku malam2 begini?’

‘maaf mengganggumu malam2 beginiada sedikit masalah  Dokter Choi,bisakah kau kerumahku sekarang?adikku panas dan mengigau,aku takut terjadi apa2 dengannya.’

kenapa tak kau bawa kemari,kebetulan aku sedang dinas malam.’

‘masalahnya adikku ini fobia RS,aku tak mau membunuhnya pelan2.’

‘arraseo.aku segera kesana.’ Aku segera turun kebawah untuk menyambut Dokter Choi.Akhirnya ia sampai,segera saja aku mempersilahkannya masuk dan ia mulai memeriksa En Mun

“sepertinya ada yang mengganggunya,ia terlihat stress.atau mungkin kangen pada seseorang?”

“dia sangat merindukan orang tuanya.”

“kemana orang tuanya?”

“sudah tiada beberapa tahun lalu.”

“maksudmu?”

“kami ini bukan saudara kandung,dia adik angkatku,aku menemukannya saat kecelakaan mobil kedua orangtuanya.”

“oh begitu.kau harus menjaganya.dia butuh perhatianmu.aku akan memasang infuse dan memberikan beberapa obat untuknya,dan besok aku akan kembali untuk memeriksa keadaannya.”

“ne.gomawo Dokter Choi,maaf sudah mengganggumu malam2 begini.”

“tidak apa2 aku sudah biasa kok dengan…”perkataannya terhenti karna HP nya bergetar

“ne ne..setelah ini ya.ku harap kau sabar menunggu.”

“siapa dok?” tanyaku

“pasien rumah selanjutnya,pelangganku”

“maksudmu?”

“kau tau Hyukie?adik dari Eun Hwa,ia sering sekali dirawat dirumah sejak kejadian kaburnya dia dari RS.”

“oh ne ne ne..Eun Hwa sudah bercerita padaku.”

“nah,sudah selesai.aku langsung saja ya.takut mereka menunggu terlalu lama.”

“ne.gomawo ya Dokter Choi.mari kuantar kau kebawah.Akupun mengantarnya hingga mobilnya sudah tak terlihat lagi,lalu aku kembali menjaga En Mun.Cepat sembuh malaikatku kataku lalu mencium keningnya.

Paginya ia terlihat lebih baik,walau masih sedikit terlihat pucat.Ia memandangi infuse ditangannya dengan tatapan kapan-benda-ini-menancap-ditanganku?

”kau sudah bangun?apa yang terasa sakit?” ia hanya tersenyum dan menggeleng

“apa kau lapar?” ia menggeleng

“rasanya perutku mual sekali oppa.”

“kau harus makan,karena kalau kau tidak makan kau tidak akan cepat sembuh.dan kau juga harus meminum obatmu karena kalau tidak aku akan dimarahi Dokter Choi.” Kataku sambil memandangnya dengan puppy eyes “Dokter Choi?kapan dia kemari?”

“kemarin malam saat panasmu bertambah.aku sangat khawatir dan memanggilnya kesini untukmu.dan dia juga yang memasang infuse itu.”

”oh,pantas tadi malam seperti ada yang mencubit tanganku.”

“apa itu sakit?” kataku sambil mengelus tangannya

“gwencanayo~” katanya sambil tersenyum

“kalau begitu sekarang kau makan ya?aku sudah membuatkan bubur untukmu.”

“yakin kau yang membuatnya oppa?”

“hehehehe..sebenarnya bukan aku,tapi Eun Hwa.dia mengirimkannya kesini,katanya untukmu.”

“onnie tahu aku sakit?kapan kau memberitahunya?”

“semalam dia mengsmsku,dia bilang Hyuk juga sakit.jadi ya kubilang saja kalau kau juga sakit.”

“Hyukie sakit?sakit apa dia?”

“katanya sih kecapean.sudah,jangan banyak bertanya lagi.ayo makan!atau aku akan memberitahu Eun Hwa kalau kau tak mau makan.” Aku mulai menyuapinya,dan dia hanya diam seperti menahan sesuatu.Pada suapan ke lima dia menolak suapanku

“apalagi sih?kau ini susah sekali!”

“aku sudah tidak kuat oppa.rasanya perutku sudah mau meledak.”

“oh,jadi kau tidak menghargai masakan Eun Hwa?baiklah!”

“bukan begitu.”

“kalau begitu makanlah sampai habis.” Kataku lalu mulai menyuapinya lagi,ia terlihat sangat tersiksa,yang aku tahu ia harus makan banyak.Tiba2 ia berdiri dan berjalan menuju kamar mandi sambil menenteng infusnya.Di kamar mandi ia memuntahkan seluruh isi perutnya tanpa ampun.Aku langsung membantunya dan memapah dia kembali ke kasurnya.

”gwencanayo?” kataku khawatir

“aku..” ia kembali ke kamar mandi dan memuntahkan lagi isi perutnya.Aku langsung menghubungi Dokter Choi.Keadaan sudah sedikit tenang,En Mun sudah tidak muntah lagi,sekarang Dokter Choi sedang memeriksanya.

”bagaimana keadaannya dok?”

“sudah tidak apa2 kok.mungkin karena dipaksa makan ia jadi memuntahkan semuanya.”

“kufikir dia harus makan banyak.”

“ia memang betul,tapi bukan berarti dalam sekali makan,maksudku beri asupan makanannya sedikit demi sedikit,beberapa jam sekali.karna dalam keadaan seperti ini,biasanya nafsu makan menjadi menurun,makanya kita harus memasukkan asupan makanan sedikit demi sedikit.kau mengerti?”

“arraseo.lalu bagaimana dengan obatnya?”

“aku sudah memberinya obat dengan suntikan.dengan begitu dia tidak akan memuntahkannya.kau jaga dia ya,jaga juga makannya.”

“baik dok,terimakasih ya.”

”ne..aku pamit.” Dokter Choi meninggalkan kami berdua “maaf sudah menyiksamu.” Kataku menyesal

“ani.kau tidak menyiksaku.itu semua kau lakukan karna kau sayang padaku.gomawo oppa,segeralah bersiap untuk melakukan terapi.”

“tapi…”

“kau tidak perlu mencemaskankanku.aku akan baik2 saja.”

“baiklah.aku berangkat ya.aku janji tidak akan lama meninggalkanmu” ia mengangguk,aku mencium keningnya lalu pergi.Sesungguhnya berat meninggalkan dia,tapi aku juga tidak mau membuatnya khawatir.Kutatap pintu ruang terapiku,apa si empunya sudah sampai?Belum sampai tanganku memegang handle pintu seseorang mendekatiku

“maafkan aku Yesung-shi.aku terlalu lelah hingga kesiangan.sekali lagi maafkan aku.”

“ne.” kataku kaget

“baiklah kajja kita mulai,supaya tidak terlalu lama.” Aku mengangguk.Latihan kami kali ini sangat special karena masing2 dari kami terus menguap dan sesekali terlihat ketiduran.

”maafkan aku Yesung-shi.semalam aku sangat khawatir pada adikku dan menjaganya semalaman.sekarang aku jadi mengantuk begini.hoam” ia kembali menguap

“hoam.sama aku juga Eun Hwa.maafkan aku juga ya.” Kami saling meminta maaf setelah selesai melakukan terapi

“kalau begitu ayo kau kuantar pulang.lalu bagaimana keadaan Hyuk?”

“dia sudah lebih baik.bahkan dia sudah mulai latihan dirumah.”

“bukannya dia masih diinfus?”

“emh.tapi adikku yang satu itu memang keras kepala.lalu bagaimana dengan En Mun?apa dia suka dengan buburku.”

“itulah.saking inginnya dia sembuh,aku malah memaksanya makan.dan itu membuatnya mengeluarkan seluruh isi perutnya.aku ini memang oppa yang babo.”

“kau bukan babo,kau hanya tidak tahu.”

“ne…kalu begitu kajja kita pulang.” Ia mengangguk lalu kami pulang.Sesampainya dirumah,aku langsung menuju kamar En Mun.Ia masih terlelap,dadanya naik turun menandakan ia masih ada disini.Aku mendekatinya,menggenggam tangannya lalu mengecup keningnya.Kutatap wajah pucatnya,lalu kubaringkan kepalaku disampingnya.Lamat2 aku mendengar dia berkata

“eomma…appa…bogoshipoyo~” lalu terlelap bersamanya.Aku terjaga dari tidurku lalu sadar malaikatku tak berada disebelahku,aku mencarinya keseluruh penjuru kamar.Hasilnya tetap sama,nihil.Aku keluar menuju ruang tengah.Kulihat dia sedang bersama eommaku

“hiya!kau ini,membuatku khawatir saja.”

“maaf oppa.aku bosan dikamar,lalu eomma membuatkanku puding ini.jadi ya kumakan saja disini.lagipula aku tak melanggar apapun kan?”

“iya.tapi tetap saja kau masih sakit.puding apa itu?aku mau dong.” Kataku mendekat

“Jong Woon,ambil sendiri sana di dapur!kau tau kan En Mun sedang sakit.dia harus banyak makan.” Kata eomma,En Mun hanya tertawa kecil,aku menuju dapur mengambil puding lalu mulai memakannya.Masakan eomma memang paling enak.Aku kembali keruang tengah dan melihat senyuman itu kembali.Senyuman malaikatku yang semalam hilang.Akupun ikut tersenyum dan bercanda dengan eomma dan En Mun.

Seminggu sudah suaraku kembali.Hari ini adalah jadwal comebackku.Sengaja aku belum bertemu dengan Wookie dan Kyu untuk membuat kejutan.Malaikat kecilku juga sudah sembuh dari sakitnya.Sekarang dia sedang cerewet memilihkan baju untukku.Lucunya

“yang mana yang bagus?” tanyaku

“yang warna putih,kau tahu kenapa?”

“kenapa?”

“karena Eun Hwa onnie suka warna putih.”

“jinja?”

“ne.waktu itu kan kau menyuruhku mencari tahu kesukaannya.”

“bukankah saat itu kau sedang sakit?”

“yah mencari-cari kesempatan dalam kesempitan lah.makannya kau harus berterimakasih padaku.”

“iya iya…gomawo ya…jatah coklatnya nanti,apalagi kau baru sembuh.arraseo?”

“aah oppa.aku kan sudah sembuh sejak kemarin.kenapa masih tidak boleh?”

“kau mau melawanku?”

“ne ne..arraso oppa.” Dia sangat manis kalau sedang cemberut

“kau sudah menelfon onnie?”

“oh iya hampir lupa.”

“kalau begitu tidak usah.”

“maksudmu?”

“karena hari ini juga hari DEBUT-nya HYUKIE maka pasti onnie ada disana untuk melihat Hyukie.”

“apa?kenapa kau baru memberitahuku?”

“kau pasti kecewa ya?sudah ah.oh ya,jas putih itu jangan dipake sekarang.dipakai nanti malam saja.”

“memang nanti malam ada apa?”

“apa kau lupa?hari ini Debut pertamanya Hyukie.tentu saja kita akan merayakannya.dan aku tidak mau tau kau harus menembak onnie malam nanti.”

“apa aku boleh mengajak Wookie dan Kyu?aku ingin memberikan hadiahnya nanti!”

“tentu saja boleh.tapi jangan kaget ya kalau nanti ada il Ra onnie.”

“nde..”

“kalau begitu aku pergi dulu..dah..” ia berlari menuju pintu sambil melambaikan tangannya.

-TBC-

Love Shine part 8

 

~~ happy reading ^^~~

 

 

 

“tolong beri aku waktu” kata hyunhee kemudian

 

“hyunhee-ah ..” panggil siwon lemah

 

“jebal ..” hyunhee mengusap air matanya dan pergi meninggalkan siwon menuju ruangannya

 

 

 

‘apa yang harus aku lakukan sekarang ?’ batin hyunhee bertanya pada dirinya sendiri

 

 

part 8 start >>>

 

hyunhee terdiam tak lama kemudian suara handphone membuyarkan lamunannya, ternyata sms dari yesung

 

From : Yesung oppa

Hyunhee-ah mianhae hari ini membantu joori menyelesaikan tugasnya..mungkin aku akan terlambat untuk menemuimu..

Gwaenchana ?

Aku janji akan kubawakan kau cupcake rasa coklat kesukaanmu ..

 

Hyunhee tersenyum membaca pesan dari namjachingunya itu, inilah yang hyunhee suka dari yesung kemanapun dia pergi jika ia tidak bisa menemui hyunhee maka ia akan mengirimkan pesan untuknya

 

To : Yesung oppa

Ne gwaenchana,bantulah joori menyelesaikan tugasnya

Aku tidak sabar untuk cupcake ku ^_^

 

Send, tidak berapa lama kemudian yesung membalas

From : Yesung oppa

Gomawo (:

Cupcake mu akan segera datang jadi bersabarlah

Saranghae my princess

 

Wajah hyunhee memerah saat membaca kalimat terakhir isi pesan yesung untung saja yesung tidak melihat karena itu hanya sebuah pesan singkat jadi yesung tidak bisa melihat wajahnya,meskipun hyunhee sudah seringkali dipanggil seperti itu oleh yesung tapi tetap saja wajahnya selalu memerah

 

To : Yesung oppa

Na do saranghae my prince

 

Send, hyunhee menutup flip hp nya lalu beranjak untuk pergi ke kamarnya namun suara bel rumah membuatnya mengurungkan niatnya, hyunhee pun beranjak untuk membukakan pintu

 

“siapa yang datang ? apa yesung oppa ? bukankah ia membantu hyunhee mengerjakan tugasnya ?” tanya hyunhee pada dirinya sendiri. Hyunhee membuka pintu, terlihat seorang pemuda dengan kemeja biru yang dilipat hingga lengan dan juga celana jins panjang dan jangan lupakan satu buket bunga mawar yang dibawanya

 

“annyeong hyunhee ..” sapa pemuda tersebut yang ternyata adalah siwon

 

“siwon oppa, kenapa kau kemari ?” tanya hyunhee merasa sedikit terganggu dengan kedatangan siwon

 

“waeyo? Apa tidak boleh?” tanya siwon

 

“bukan begitu tapi ..”

 

“kalau begitu ijinkan aku masuk.. aku sudah pegal berdiri disini terus”

 

“mwo ? baru beberapa menit berdiri saja kau sudah pegal?manja sekali ..  Kalau begitu masuklah ..” kata hyunhee kemudian. Siwon pun masuk ke rumah hyunhee dan duduk di kursi tamu

 

“tidak banyak berubah .. masih seperti dulu” siwon mengamati setiap sudut ruangan rumah hyunhee, mendengar itu hyunhee hanya tersenyum tipis

 

“biar kubuatkan minum” kata hyunhee sembari menuju dapur untuk mengambilkan siwon minum

 

0o0o0o0o0o

 

Yesung berjalan di sepanjang koridor kampus menuju perpustakaan, saat melewati ruang dosen ia melihat hyuk jae baru saja keluar dari ruang dosen. Yesung pun berlari menghampiri hyuk jae

 

“hyukjae-ah” panggil yesung, hyuk jae yang melihat yesung hanya menatapnya dingin dan pergi meninggalkan yesung. yesung bingung dengan perubahan hyuk jae 2 hari terakhir. Ya, sejak acara pertunangan eunhyuk, hyukjae memang berubah dan menjauh dari yesung.

‘ada apa dengan anak itu?’ batin yesung, lalu ia pun berbalik dan hendak melanjutkan perjalanannya menuju perpustakaan

 

“yesung sunbae” panggil joori dan menghampiri yesung

 

“joori-ah waeyo ?” tanya yesung

 

“ya ! kau lupa ? bukankah hari ini sunbae akan mulai membantuku mengerjakan tugas dari prof.park ?”

 

“ah .. tentu saja aku tidak lupa”

 

“baguslah .. lalu sekarang apa yang akan kita lakukan ?” tanya joori kemudian

 

“sebaiknya kita mencari sumber dulu di perpustakaan lalu setelah itu kita kerjakan di ..”

 

“di apartement ku saja”

 

“ne ?” tanya yesung memastikan apa yang dikatakan joori barusan

 

“tenang saja, kita tidak hanya berdua .. disana juga ada hyori,kyuhyun dan ehm .. mungkin krystal kalau dia tidak sibuk .. bagaimana ?” jelas joori agar yesung tidak berpikir macam2

 

“kalau begitu baiklah ..” jawab yesung menyetujui. Yesung dan joori lalu pergi menuju perpustakaan, mereka tidak menyadari ada sepasang mata yang menatap tidak suka pada mereka

 

0o0o0o0o

 

“jadi kau kuliah di Inha university ?” tanya siwon pada yeoja yang ada dihadapannya

 

“ne .. kau sendiri ?” tanya hyunhee balik

 

“hmm .. aku belum tahu, selama ini aku sibuk dengan usahaku dan terpaksa cuti dari kuliahku. Tapi mungkin aku akan melanjutkan ke universitas yang sama denganmu ..” jawab siwon enteng, ia tidak mengetahui bahwa saat ini yeoja yang ada di hadapannya sedang terkejut setengah mati dengan apa yang dikatakannya.

 

“jangan bercanda” ujar hyunhee berusaha tenang dari keterkejutannya

 

“apa aku pernah bercanda dengan perkataanku ?” ucap siwon meyakinkan hyunhee. Selama ini memang siwon tidak pernah main2 dengan apa yang diucapkannya, itulah yang ada dipikiran hyunhee sekarang ia tidak tahu harus berbuat apa jika siwon mengetahui dirinya sudah bersama dengan namja lain pasalnya hyunhee dan siwon belum secara resmi mengakhiri hubungan mereka. Hyunhee takut jika siwon berpikir dia tidak setia dan menghianatinya, tapi memang begitulah kenyataannya. Hyunhee benar2 bingung saat ini.

 

“lalu kapan kau akan mulai kuliah ?” tanya hyunhee pada siwon yang masih belum menyadari kebingungan yeojachingunya itu

 

“hmm .. rencananya 2 atau 3 minggu lagi, aku masih harus mengurus berkas2 yang diperlukan.. kuharap aku bisa secepatnya masuk agar aku bisa lebih sering bertemu denganmu ..” ujar siwon menatap hyunhee dalam.

 

“k-kuharap juga begitu ..” siwon tersenyum mendengar jawaban hyunhee

 

“apa kakimu sudah tidak apa2 ?” siwon menatap kaki hyunhee

 

“sudah agak baikan” hyunhee mencoba tersenyum. Siwon bernafas lega mendengar penuturan hyunhee dan mencium dahi hyunhee sekilas. Hyunhee terkejut dengan perlakuan siwon dan menatap namja dihadapannya itu tak percaya

 

“cepatlah sembuh” ujar siwon dan mengacak2 rambut hyunhee.

 

Hyunhee semakin bingung dengan keadaannya sekarang. siapa yang harus dia pilih?

 

0o0o0o0o

 

“masuklah ..” joori mengajak yesung masuk setelah sampai di apartement nya

 

“hyori dan kyuhyun masih di perjalanan, dan krystal dia tidak bisa datang karena ada keperluan, dia yeoja yang sangat sibuk” jelas joori dan membawakan minum untuk yesung

 

“ne .. ehm ngomong2 siapa kyuhyun?” tanya yesung

 

“dia sahabatku sekaligus namjachingu-nya hyori kami bertiga bersekolah di sekolah yang sama saat smp dulu”

 

“benarkah?senang sekali bisa mempunyai sahabat sampai selama itu”

 

“tidak juga .. kyuhyun dan hyori selalu mengejeku karena aku tidak bisa memasak”

 

“mwo?kau tidak bisa memasak?”

 

“ne .. waeyo? Sunbae mau mengejekku juga seperti mereka?” tanya joori kesal

 

“bukan begitu, lalu siapa yang memasakkanmu? Bukankah kau tinggal sendiri di korea?”

 

“biasanya aku memasak ramen atau makanan instan lain jika sedang malas aku akan makan diluar. Walaupun tidak bisa memasak, kalau makanan instan aku masih bisa” jawab joori polos, yesung tersenyum mendengar jawaban joori

 

“lalu kenapa kau lebih memilih tinggal di korea? Bukankah disana lebih menyenangkan ? kau juga tidak perlu jauh2 dari orang tuamu?” tanya yesung yang mulai tertarik untuk mengenal joori lebih dalam

 

“ada alasan kenapa aku lebih memilih tinggal di korea. Aku kembali kesini untuk mencari seseorang yang aku cintai dan juga yang pernah aku sakiti dulu”

 

“lalu apa kau sudah bertemu dengannya ?” tanya yesung penasaran

 

“ne .. tapi dia sudah bersama dengan yeoja lain” jawab joori lemah

 

“ah ..mian..  aku sudah membuatmu bersedih” kata yesung yang merasa bersalah karena menanyakan hal ini pada joori

 

“gwaenchana ..” joori tersenyum “sekarang apa yang akan kita lakukan sunbae-nim ?” tanya joori

 

“ya ! panggil saja oppa .. kau tidak perlu seformal itu padaku”

 

“baiklah oppa .. lalu sekarang apa yang akan kita lakukan ?”

 

“kita hanya punya waktu 6 hari, aku berencana .. kita gunakan 2 hari untuk menyelesaikan makalah tentang sejarah lukisan tersebut dan 4 hari untuk melukis salah satu bagian dari lukisan tersebut, bagaimana ?”

 

“baiklah .. lalu bagaimana aku bisa melukisnya ? melihatnya saja aku belum pernah” tanya joori pada yesung

 

“benarkah? Baiklah kalau begitu hari ketiga kita gunakan untuk pergi melihat lukisan tersebut dan itu artinya kau hanya mempunyai waktu 3 hari untuk menyelesaikan lukisan tersebut, apa kau sanggup ?” tanya yesung memastikan, joori berpikir sejenak apa dia sanggup atau tidak menyelsaikan lukisan tersebut dalam waktu 3 hari

 

“baiklah .. aku akan berusaha” ujar joori kemudian

 

“geurae .. kalau begitu kita mulai bekerja sekarang” yesung bangkit dan mengambil buku2 yang tadi didapatnya di perpustakaan

 

Ting tong

 

Terdengar suara bel apartement joori

“ah .. mereka sudah datang .. tunggu sebentar biar aku bukakan mereka pintu” kata joori pada yesung yang dibalas anggukan oleh namja bermata sipit itu, joori berlari kecil menuju pintu dan membukakan pintu untuk kyuhyun dan hyori

 

“kenapa lama sekali ?” tanya joori pada sepasang kekasih itu

 

“mian tadi kita membeli buah dulu, bukankah persediaan buahmu juga habis ?” tanya hyori

 

“benarkah ? bagaimana kau bisa tau ?”

 

“kau tak perlu tahu” jawab hyori singkat lalu melenggang pergi menuju ruang tengah. Disana ia mendapati yesung tengah sibuk dengan buku2 yang ada dihadapannya

 

“oh .. annyeong sunbae-nim” sapa hyori sopan

 

“annyeong hyori ..” yesung bangkit dari duduknya dan jawa tersenyum pada hyori, joori dan kyuhyun yang sudah ada dibelakang hyori geleng2 kepala melihat kelakuan teman dan yeojachingunya yang satu ini pada yesung. begitulah hyori, jika ada yesung sikapnya bisa langsung berubah manis sekali.

 

“ehm ..” kyuhyun berdehem

 

“waeyo ?” tanya hyori berbisik. Kyuhyun menarik tangan hyori dan menyapa yesung

 

“annyeong yesung-shi” sapa kyuhyun hangat, berdeda dengan saat ia menyapa jongwoon dingin 3 tahun yang lalu

 

“annyeong .. kau yang bernama kyuhyun ?” yesung memastikan

 

“ne .. cho kyuhyun imnida senang bertemu denganmu” kyuhyun memperkenalkan dirinya.

 

Yesung dan joori melanjutkan kembali kegiatan mereka dibantu dengan kyuhyun dan hyori

 

-TBC-

 

next part >>

 

‘mianhae oppa’ batin hyunhee dan meneteskan air mata yang sedari tadi ia tahan saat yesung sudah pergi

 

~*~*~*~*

 

“hari ini kau jadi pergi dengan yesung sunbae ?”

 

~*~*~*~*

 

“ikutlah denganku ..” siwon menarik tangan hyunhee menuju mobilnya

Love Shine part 7

 

Main Cast :

Kim Jong Woon a.k.a Yesung

Kang Joori

 

Support Cast :

Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Lee Hyuk Jae a.k.a EunHyuk

Choi Siwon a.k.a Siwon

Shin Hyunhee

Choi Hyori

Eun Chanmi

 

Genre : Romance

 

Author : Muftia Hanifa

 

~~~~~~~~~~~~

 

My heart, my tears, again the memory of youDrop by drop they fall onto my chest

I cry and cry, and with these memories that won’t be erased

Today my empty heart is drenched again

Won’t you come back to me?

Every day I call out your name

As I wait, exhausted,

I wander and look for you

( Memories – Super Junior)

 

<< previous part

“kupikir dengan selama ini kau dekat dengan jongwoon kau akan jauh lebih mengenalnya tapi tenyata tidak .. saat ini mungkin kau menganggap aku bodoh tapi suatu hari nanti kau akan mengetahui kenapa aku bertindak seperti ini ..” ucap eunhyuk pelan namun dengan penekanan dan pergi meninggalkan hyuk jae yang masih terdiam.

 

Part 7 start here >>

 

Untuk kesekian kalinya joori telat dan unttuk kesekian kalinya juga joori telat pada jam pelajarannya Prof.Park entah sudah berapa kali ia telat pada jam Prof.Park

“mianhae sonsaengnim aku telat ..” ucap joori masih dengan nafas terengah2 karena harus berlari dari halte bus

“sudah 5 kali kau telat pada saat jamku mengajar dan sudah 5 kali pulalah aku memaafkanmu dan membiarkanmu untuk mengikuti jamku jadi untuk sekarang aku tidak bisa memaafkanmu .. sekarang juga kau pergi ke perpustakaan dan cari sejarah mengenai lukisan sachol karya shin mun gyeong lalu kau juga harus melukis salah satu bagian dari lukisan itu setelah itu kumpulkan di mejaku !! kuberi kau waktu 1 minggu jika dalam 1 minggu kau tidak menyerahkannya padaku maka akan kupastikan kau  tidak akan lulus di mata kuliahku .. arraseo ?” ancam prof.park

“ne .. arraseo” jawab joori pasrah,ia menghela nafasnya lalu berjalan meninggalkan kelas menuju ke perpustakaan

0o0o0o0o

 

Sudah hampir satu jam joori mencari buku tentang sejarah lukisan sachol namun ia belum juga menemukannya

“aisshh .. dasar pak tua !! tidak bisakah dia memaafkanku 1 kali lagi ? kenapa dia malah memberiku tugas seperti ini ? lukisan sa .. sa .. sa .. arggh apapun itu namanya aku tidak peduli, mengingat namanya saja sangat malas .. ah eottoke ?” joori menggeram frustasi

“namanya lukisan sachol” kata seseorang dibelakang joori. Joori menoleh ke asal suara tersebut

“yesung sunbae ?” telihat yesung sedang mencari buku dibelakang joori

“lukisan sachol, ‘sa’ artinya empat dan ‘chol’ artinya musim atau dikenal dengan lukisan empat musim dilukis pada abad ke-8 yang pada saat itu merupakan masa kejayaan dinasty silla. Lukisan tersebut dilukis oleh shin mun gyeong, seorang pelukis kerajaan yang terkenal pada masa itu. Dalam lukisan tersebut ia menceritakan tentang kisah cintanya dengan seorang gadis yang ia cintai. Selama empat musim ia lewati dengan gadis tersebut dengan cerita yang berbeda2 di setiap musimnya sebelum akhirnya ia mengetahui gadis itu adalah seorang putri yang akan segera di jodohkan dengan pangeran dari kerajaan lain dan meninggalkannya. Setelah sang putri menikah ia menghabiskan masa hidupnya dengan melukis dan tetap setia menunggu sang putri karena yakin bahwa sang putri masih mencintainya sebelum akhirnya dia meninggal dan lukisan sachol adalah lukisan terakhirnya yang ia persembahkan untuk sang putri. Lukisan tersebut sangat terkenal karena keindahannya dan juga teknik dalam melukis lukisan tersebut  yang hingga saat ini belum ada satupun pelukis yang bisa menemukan teknik tersebut  dan sampai saat ini lukisan itu masih ada dan disimpan di museum kebudayaan di daerah apgujung dulu lukisan tersebut dipasang di kamar sang putri. Sang putri melakukan itu semua untuk menunjukkan bahwa dia juga masih mencintai shin mun gyeong dan hanya dengan begitulah dia bisa membalas rasa cinta mun gyeong” jelas yesung panjang lebar. Joori yang sedari tadi mendengarkannya hanya bisa melongo dan memandang kagum namja yang ada di hadapannya

“wow daebak !! bagaimana kau bisa mengetahui itu semua ?” tanya joori yang masih belum selesai dengan acara terkagum2nya ‘yaak !! tentu saja dia tahu dia kan mahasiswa seni terbaik sekaligus asisten prof.park .. dasar joori pabo’ batin joori merutuki kebodohannya

“yak!! Semua orang tahu tentang lukisan ini, selain itu aku juga suka cerita dibalik lukisan ini jadi aku tahu” jawab yesung yang dibalas dengan anggukan dari joori

“ngomong2 untuk apa kau mencari tahu tentang lukisan ini ?” tanya yesung lalu berjalan ke kursi di  sebelah jendela setelah menemukan buku yang dicarinya, joori mengikuti yesung dibelakangnya

“aku telat lagi dan prof.park menugaskanku untuk mencari tahu sejarah lukisan tersebut dan juga menggambar salah satu bagian yang ada dalam lukisan tersebut.. benar2 menyebalkan” jelas joori dan duduk dihadapan yesung

“memang sudah seharusnya kau dihukum bukan ?” yesung masih sibuk dengan buku yang dibacanya

“iya sih .. tapi kan tetap saja menyebalkan” ucap joori kesal

“sudahlah kerjakan saja .. lagipula itu semua kan salahmu”

Joori menghela nafasnya dan memandang yesung yang sedang sibuk membaca, tiba2 sebuah ide muncul dibenaknya

“ah .. aku ada ide .. begini kau kan asisten prof.park sekaligus mahasiswa terbaik jurusan seni kau pasti tahu semua tentang lukisan sa .. sa .. sa .. apa ?”

“sachol”

“ya itu dia .. bagaimana kalau kau membantuku menyelesaikan tugas ini ?” tanya joori semangat, yesung berhenti sejenak dari kegiatannya dan menatap ke arah joori

“jebal ..” joori memohon, yesung masih diam

“kumohoon .. aku tidak tahu apapun mengenai lukisan ini dan jika dalam 1 minggu aku tidak menyerahkan tugas ini maka aku tidak akan lulus .. aku tahu kau baik , kau tidak mungkin membiarkan salah satu muridmu ada yang tidak lulus kan ? kumohon sekali ini saja jebal ..” kata joori terus membujuk yesung. yesung menghela nafasnya ia terlihat sedang berfikir dan sesaat kemudian ia menutup buku yang sedang dibacanya dan tersenyum ke arah joori

“baiklah .. akan aku bantu ..” jawab yesung kemudian

“jinjja ?? kau tidak sedang bercanda kan ?” tanya joori memastikan, yesung mengangguk

“kyaaa .. gomawo jeongmal gomawoyo .. aku akan membalas kebaikanmu nanti” joori melompat2 senang. Entah mengapa joori merasa sangat senang, tapi apa dia senang hanya karena itu berarti ia tidak akan mengulang lagi karena tidak lulus atau karena alasan lain ? entahlah yang jelas joori merasa ia sangat senang.

“yak !! pelankan suaramu .. ini perpustakaan”

“ah ne .. mian .. tapi sungguh .. gomawoyo”

“ne ne ne .. sekarang kembali ke kelasmu .. mulai besok kita kerjakan tugasmu arraseo ?”

“ne arraseo”

~~

 

Joori kembali ke kelasnya dengan senyum yang tak pernah lepas di wajahnya

“ya .. joori-ah .. gwaenchana ?” tanya krystal yang heran dengan tingkah temannya itu

“gwaenchana ..” jawab joori masih dengan senyumnya

“apa kau sudah menemukan materi untuk tugas dari prof.park ?”tanya krystal lagi, joori menggeleng

“ya ! lalu apa yang kau lakukan tadi ? apa kau tidak ke perpustakaan ?”

“aku sudah ke perpustakaan tadi dan mencari2 buku tentang lukisan itu tapi aku tidak menemukannya, dan beruntungnya aku bertemu dengan yesung sunbae”

“lalu ?” tanya krystal penasaran

“aku memintanya untuk membantuku menyelesaikan tugas ini dan dia bersedia untuk membantuku .. bukankah itu suatu keberuntungan ?” kata joori senang, krystal hanya menanggapinya dengan senyum getir

“ya .. krystal .. gwaenchana ? apa kau sakit ?” tanya joori khawatir

“anio, ah sebentar lagi lee sonsaeng masuk” krystal membuka bukunya dan membacanya, joori menatap krystal yang tiba2 saja berubah

‘ada apa dengannya ? aneh ..’ batin joori lalu ikut membuka bukunya

0o0o0o

 

Hyunhee duduk memandang pemandangan kota seoul yang sibuk seperti biasanya. Sudah 2 hari ia tidak masuk kuliah karena keadaan kakinya yang belum membaik tapi walaupun begitu kemarin sepulang kuliah yesung menyempatkan untuk menjenguk dan merawatnya. Hyunhee merasa sangat beruntung bisa bersama dengan namja seperti yesung tapi tiba2 saja hyunhee teringat kejadian 2 hari lalu saat ia bertemu dengan seseorang

 

Flashback

Hyunhee keluar dari ruangan dokter, sang suster membawa hyunhee ke ruangannya dan mendorong kursi roda hyunhee. Saat hampir tiba diruangannya tiba2 seseorang memanggilnya dan menghampirinya

“hyunhee ?” tanya orang tersebut “benar kau hyunhee” kata orang tersebut tersenyum

“siwon oppa ?”  hyunhee masih belum percaya dengan apa yang dilihatnya, namja yang ia cintai dan meninggalkannya tanpa memberitahunya tiba2 datang disaat ia berusaha melupakannya

“suster bisakah tinggalkan kami berdua sebentar?” tanya siwon pada sang suster

“ne ..” jawab suster tersebut dan pergi meninggalkan mereka berdua

“sedang apa kau disini ?” tanya hyunhee dingin

“ini rumah sakit keluargaku dan aku kesini untuk mengantarkan dokumen ayahku yang tertinggal dirumah. Kau .. kenapa dengan kakimu ?” tanya siwon kemudian

“hanya kecelakaan kecil” jawab hyunhee singkat dan hendak meninggalkan siwon namun dihalangi oleh siwon

“ada apa denganmu ?kenapa kau bersikap dingin padaku ?kau tidak seperti hyunhee yang kukenal”

“kau pikir siapa yang membuatku seperti ini?” pertanyaan hyunhee membuat siwon terdiam

“mianhae .. aku tidak bermak ..”

“sudahlah .. lupakan anggap kita tidak saling kenal dan memulai hidup kita masing2”

“andwae”jawab siwon “kau menyuruhku untuk melupakan semuanya dan berpura2 tidak mengenalmu ? andwae .. aku tidak mau”

“waeyo? Kau meninggalkanku. Dan aku sudah melupakanmu. Permisi maaf ..” joori hendak meninggalkan siwon dan lagi2 dicegah oleh namja dihadapannya itu

“baiklah aku salah tapi aku meninggalkamu karena aku ingin membuktikan padamu bahwa aku bisa sukses tanpa mengandalkan harta orang tuaku, dan bukankah itu yang kau bilang padaku? Kau ingin aku sukses dengan usahaku sendiri. Sejak saat itu aku bertekad untuk memulai usahaku sendiri dan membuktikan padamu bahwa aku bisa, ayahku sempat menolaknya karena dia menginginkaku untuk meneruskan perusahaannya dan juga menggantikannya di rumah sakit ini tapi aku tidak mau dan berusaha membujuk kyuhyun agar dia mau menggantikan posisiku dan setelah kyuhyun menyetujuinya ayahku mengijinkanku untuk memulai usahaku sendiri dengan syarat aku harus meninggalkan seoul dan juga tidak memberitahumu tentang ini. Setelah sukses barulah aku akan kembali dan melamarmu. Maaf karena aku menyembunyikannya darimu ..” jelas siwon panjang lebar, hyunhee tidak menyangka bahwa selama 3 tahun siwon meninggalkannya dan tidak memberi kabar padanya ternyata untuk ini

“benarkah ?” tanya hyunhee memastikan

“percayalah padaku”

“lalu kenapa selama 3 tahun kau tidak memberiku kabar sama sekali ? apa itu begitu sulit untukmu ?”

“itu adalah salah satu syarat dari ayahku, mianhae hyunhee-ah”hyunhee sudah tidak bisa menahan air matanya lagi. Kali ini dia benar2 bingung, ia tidak bisa berkata apapun

“apa kau mau memaafkanku dan memulai semuanya kembali seperti dulu ?” tanya siwon penuh harap

“entahlah” hanya itu yang bisa dikatakan oleh hyunhee. Sejujurnya di dalam hatinya dia masih sangat mencintai siwon namun disisi lain ia juga tidak mau menyakiti yesung. selain itu hyunhee juga mencintai yesung yang selama ini selalu menghiburnya dan memberinya cinta seperti yang siwon berikan dulu

“hyunhee-ah ..”

“tolong beri aku waktu” kata hyunhee kemudian

“hyunhee-ah ..” panggil siwon lemah

“jebal ..” hyunhee mengusap air matanya dan pergi meninggalkan siwon menuju ruangannya

Flashback End

 

‘apa yang harus aku lakukan sekarang ?’ batin hyunhee bertanya pada dirinya sendiri

 

-TBC-

The Lost Voice Love part 1

CAST:

KIM JONG WOON aka YESUNG
LEE HYUK JAE aka HYUKIE
KIM RYEWOOK aka WOOKIE
CHO KYUHYUN aka KYUHYUN/KYU
LEE DONGHAE aka DONGHAE

PART 1/3

FF abal ini akhirnya selesai juga,setelah berjuang 45 tahun eh salah,4 hari.Semoga yang baca sehat wal afiat smpai akhir cerita yah. ^^ Yesung,Hyukie and Suju punya Allah semata.Dan ide2 di bawah merupakan fiktif belaka dan kelebihan Allah yang diberikan untuk saya,amien.^^Happy reading.chu~

“Eomma……!!!aku berhasil….!!!aku lolos Audisi…” kataku sesampainya aku dirumah.Seisi rumah langsung menghampiriku

“jinja??anak eomma memang palinggg hebat..” kata eommaku.

”Ne eomma…sekarang aku lapar,eomma masak apa?”

”hem,,eomma masak sup kesukaanmu.kajja kita makan.”.Sekarang seluruh keluargaku berkumpul di ruang makan untuk merayakan keberhasilanku.Menjadi penyanyi adalah cita-citaku sejak kecil.Sekarang mimpiku itu menjadi kenyataan.Sebentar lagi aku menjadi artis terkenal.Thanks GOD!

Aku terus berlatih dan berlatih,capek memang tapi demi mimpiku aku tidak akan pernah menyerah.Hari itu tiba,aku akan melakukan debut pertamaku bersama kedua anggota grupku yang lain.Ryewook dan Kyuhyun terlihat gugup,

“tenanglah. kita pasti bisa.inilah bayaran dari usaha kita sejak dulu oke?” mereka mengangguk dan tersenyum.Di luar terlihat keluargaku duduk dibangku penonton,tidak sabar menungguku muncul diatas panggung.Inilah saatnya,GOD help me once more.HUft~

Ini sudah ketiga kalinya kami menghubungi Kyuhyun.Empat bulan setelah debutpun,ia masih tidak merubah kelakuannya.Dasar raja tidur!Akhirnya sambungan telepon kami diterima

“iya hyung?”

“Kyu kau dimana?”

“aku?dirumah.”

“bisa2nya kau masih bersantai?30 menit lagi kita harus naik panggung.”

“ha?oh hyung aku lupa.hari ini kita ada perform ya?maaf hyung aku lupa.myant.”

“heuh..yasudah cepat kemari!”

“ne..” sambungan diputus.25 menit kemudian

“huh~hyung maafkan aku,aku sungguh lupa.”

“ne ne..sekarang segera siap2”

“iya..5 menit lagi kita naik panggung.” timpal Wookie.Tak terasa empat bulan sudah aku menginjak dunia ini.Rasanya seperti mimpi.Dipuja banyak wanita,diberi hadiah,disayangi orang2,dan menjadi namjachingu seorang yeoja cantik Han il Ra.Rasanya sangat bahagia,walaupun hampir setiap pagi aku terbawa emosi karena kelakuan Kyu.Salah management juga,tidak menjadikan kami serumah.

“Yesung-shi..”

“ne..” aku tersentak dari lamunan indahku.

“emh,bagaimana kalau kau,Wookie dan Kyu tingggal serumah?Mungkin dengan begitu kalian bisa menjadi lebih kompak dan lebih mudah berkomunikasi.kalian juga bisa berlatih lagu2 K.R.Y bersama2.”

“aku sih setuju2 saja.kalau kalian berdua?”

“aku setuju.” kata Wookie,Kyu hanya mengangguk sambil terus memainkan PSP nya.”baiklah aku akan mempersiapkan rumah untuk kalian.”

Hari ini aku mengajak Yeojachinguku berjalan2 ke taman hiburan.Aku berangkat dari rumah baruku sekitar pukul 9 dan menjemput il Ra dirumahnya.Kami bejalan2,membeli es krim dan mengobrol,aku juga bernyanyi untuknya dan dia bilang suaraku sangat bagus.Aku mengantarnya pulang setelah lelah seharian berjalan2.Seperti biasa,aku mengantarnya sampai depan rumah.

”jaljayo jagi~ya..” ”ne..kita akan bertemu lagi kan?”

”tentu.kenapa kau bertanya seperti itu?”

”ani..aku hanya kangen denganmu..kau sangat sibuk.” ”oh,miyant jagi..pekerjaanku memang menuntuku untuk begini..apa kau sangat kesepian??”

”ne..tapi…kan selalu ada kamu dihatiku..jadi aku tidak kesepian lagi..” ujarnya sembari tersenyum.Senyuman itu,manis sekali

”baiklah..aku pulang dulu ya jagi..kau langsung istirahat..”

”ne..hati2 oppa..”

”ne..” kataku lalu mencium keningnya dan melangkah ke mobilku dan melambaikan tangan,ia membalas dengan senyumnya lagi.Jalan malam ini cukup ramai,aku harus hati2.Kukurangi kecepatan mobilku,mungkin begini lebih baik.Tiba2 dari arah berlawan ada truk yang oleng,sepertinya rem truk itu blong,dan truk itu akan segera…..

”brukkkkk…dardirdur…siiiiinnnnggggg…” menabrak mobilku.Rasanya ragaku sudah tidak ada ditempatnya,aku melihat sekeliling,semua orang melihatku dengan tatapan khawatir,tiba2 terlintas wajah bahagia eommaku,appa ku,,dongsaeng2ku yeojachingguku dan wajah imut adik perempuan kecilku.Aku tersenyum,lalu semuanya GELAP!

Aku membuka mataku,melihat sekeliling.Apa aku disurga?Sepertinya belum,aku masih didunia .Aku melihat dokter ganteng disebelahku,ia sedang berbicara pada Wookie.Aku mencoba mengingat apa yang terjadi padaku.Kupanggil Wookie,tapi tunggu!Kemana suaraku?Kenapa aku tidak bisa berbicara?Aku terus membatin dalam hati.Kudengar pembicaraan mereka

“kecelakaan itu telah melukai pita suaranya,mungkin untuk beberapa saat ia tidak bisa mengeluarkan suaranya.kalau bisa dalam waktu cepatpun aku tidak dapat mengijinkannya untuk bernyanyi.”

”jadi maksud dokter Choi hyungku tidak bisa bernyanyi untuk waktu yang lama?”

”iya,sampai pita suaranya benar2 sembuh.”

”bagaimana ini bisa terjadi,dia adalah seorang penyanyi.hiks..sekarang dia kehilangan suaranya..hiks..” ujar Wookie sambil terisak.

APA?SUARAKU?TIDAK MUNGKIN!Aku menangis dalam diam.Dokter Choi yang menyadari bahwa aku sudah sadar kaget

“apa kau mendengar semuanya?” aku menganggukkan kepalaku.

”myant.tapi percayalah,kalau kau rutin menyembuhkan pita suaramu dan mengikuti semua yang aku katakan,kau akan segera mendapatkan kembali suaramu.” lalu menepuk pundakku.Aku hanya bisa terdiam dan mengangguk.Dokter Choi memberiku papan tulis kecil beserta spidol

“kau bisa gunakan ini untuk berkomunikasi” ternyata Dokter Choi sangat perhatian,dia tau apa yang dibutuhkan pasiennya.Aku beruntung mendapat Dokter seperti dia.Tak berapa lama seluruh keluargaku sudah berkumpul di RS,tampak wajah2 khawatir dari mereka.

Sudah satu minggu aku berada di RS,selama itu juga semua kegiatanku dihentikan dan mungkin itu akan berlaku sampai pita suaraku benar2 sembuh.Hari ini Dokter Choi membolehkanku pulang,walaupun seminggu sekali aku harus control ke RS,tak apalah.Setelah berpamitan pada eomma untuk keluar sebentar,aku segera menuju rumah il Ra ditemani supirku.Sesampainya disana kutekan bel rumahnya,tapi tidak ada jawaban.

”maaf,apa kau mencari keluarga Han?” Tanya tetangga depan rumah il Ra

“iya,apa mereka sedang tidak ada dirumah?” Tanya supirku

“sekitar dua minggu yang lalu mereka terlihat pergi dan sampai sekarang belum kembali.apa ada masalah?”

”oh,tidak tidak ada masalah apapun.terimakasih  atas informasinya.” Supirku menaikkan bahunya sedangkan aku hanya menatapnya bingung.Kampun kembali kerumah,selama perjalanan aku berfikir kenapa il Ra begitu tega meninggalkanku?Entahlah.’kita akan bertemu lagi kan?’ kata2 itu terus terngiang ditelingaku,hingga aku tertidur.Sekarang kerjaanku hanya duduk,bermain music,melukis atau sekedar memandangi langit sore.Sesungguhnya ini sangat membosankan.Sore ini Wookie datang ke rumahku dan menemuiku yang sedang melukis.Rasanya aku ingin mengusir dia,bukan tanpa sebab namun akhir2 ini aku selalu ingin sendiri dan tidak ingin diganggu.

”sore hyung….!”aku hanya memperlihatkan senyum tipisku

“wah,hyung sedang melukis?bagus sekali!” aku menulis di whiteboardku

OH YA?’

”iya hyung.aku mau dong dibuatkan satu.” langsung aku berikan satu lukisanku padanya.

”gomawo..”

’SUDAHKAN?KAU PULANGLAH SEKARANG!’

”apa hyung?kau mengusirku?” aku hanya mengangkat bahu lalu pergi menuju kamarku masih dapat kudengar teriakannya

“hyung!kenapa hyung jadi begini?mana hyungku yang dulu.hiks!” sepertinya dia menangis.Mengapa aku berubah?Aku juga tidak tahu Wookie-ah.

Sebulan sudah sejak kecelakaan itu merengut suaraku,hari ini jadwalku control ke Dokter Choi.Aku berjalan dilorong RS,supirku kusuruh menunggu di mobil.Tak lupa aku membawa whiteboard pemberian Dokter Choi.Tiba2 seseorang menabrakku dan dia hampir terjatuh,untung aku cepat menangkapnya.Saat itu mataku dan matanya beradu,ada perasaan aneh menyelimuti hatiku,perasaan yang terasa tak asing lagi.

“myant..aku sedang terburu2 jadi tidak sengaja menabrakmu” ia enyadarkan lamunanku

‘NE’

“emh,kenapa kau menulisnya di whiteboard itu?” aku tak menjawabnya dan langsung meninggalkannya,pasti dia sedang kebingungan sekarang.Semua pemeriksaan sudah kujalani,sekarang tinggal melihat hasilnya.

’BAGAIMANA DOK HASILNYA?’

“sepertinya kau sudah tidak sabar ya.bagus!pita suaramu sudah sembuh tapi kau harus melakukan terapi untuk mengembalikan suaramu dan pita suaramu benar2 sembuh.bagaimana?”

‘BAIKLAH,MULAI KAPAN AKU HARUS MEMULAINYA?’

“minggu depan kau tetap control padaku setelah itu kau lakukan terapi bersama terapis yang akan melatihmu.”

‘ARRASEO.KALAU BEGITU AKU PAMIT.’

“hati2 dijalan.” Aku mengangguk dan berjalan menuju parkiran.Yeoja tadi siapa ya?Cantik,baik,imut.Kenapa aku jadi penasaran begini sih?Tapi tadi,itu sunguh2 menyesakkan.Aku seperti jatuh cinta padanya.Bagaimana ini bisa terjadi?

Sore yang indah!Aku sedang melukis disebuah taman yang baru kutahu keberadaannya.Ternyata pemandangan dari sini lebih indah,dari pada di rumah.Tiba2 seekor anjing mendekatiku,tapi tak kuiraukan aku tetap melukis.Siempunya langsung mengejar dan mengambil anjing itu

“cimut..kau ini bandel!awas ya kau…eh,maaf tuan sudah mengganggumu.” Aku hanya mengangguk sambil terus melukis

“kau sedang apa?wah,kau sedang melukis.bagus sekali.” Aku sedikit tertarik pada suara cerianya lalu mulai menulis di whiteboardku

‘GOMAWO’

dan mulai memandangnya.OH TUHAN..!DIA…

“iya sama2..”

‘KAU IL RA?!’

“bagaimana kau bisa tahu namaku?bahkan aku tak tahu kau siapa?”

‘KAU LUPA PADAKU?’

“il Ra…kau tak apa?”

“ne oppa..cimut nakal,bahkan dia mengganggu tuan ini.”

“heuh..dasar anjing nakal…maaf tuan sudah mengganggumu.” Aku mengangguk

“hey…cimut…kau mau kemana lagi?” yeoja yang-mirip-dengan-il Ra-itu kembali mengejar anjingnya.Orang yang ia panggil oppa itu duduk disampingku

“mereka lucu bukan?”katanya sambil tertawa sedangkan aku bingung,sebenarnya ada apa ini?Kenap orang ini dipanggil oppa oleh il Ra?Setahuku ia tidak memiliki kakak laki2.Lalu kenapa il Ra tidak mengenalku?

”oh ya,kita belum berkenalan aku Lee Donghae,kau bisa memanggilku Donghae.dan kau?”

‘AKU KIM JONG WOON PANGGIL SAJA YESUNG’

“oke!kenapa kau terus menulis di whiteboard?”

‘AKU KEHILANGAN SUARAKU’

“sama seperti yeojachinguku bedanya,ia kehilangan ingatannya.”

‘MAKSUDMU?’

“yeoja tadi adalah yeojachinguku,namanya Han il Ra.ia kehilangan ingatannya sekitar sebulan lalu karena kecelakaan yang dialaminya saat ia berusaha kabur dari kedua orang tuanya.”

‘KENAPA DIA KABUR?’

“ia akan disekolahkan di luar negri dan dia menolaknya disaat2 terakhir keberangkatan mereka.pada saat dia menyebrang sambil berlari terjadilah kecelakaan itu.”

‘KAU NAMJACHINGUNYA?’

“ne..kami bertemu di rumah sakit,saat itu dia sangat kesepian,hingga akhirnya kami berpacaran.”

‘SECEPAT ITU?’

“ya..namanya juga cinta” secepat itukah kau melupakanku il Ra?Walaupun aku tahu itu semua bukan kehendakmu tapi haruskah ini terjadi padaku?

“Yesung-shi…aku duluan ya,sepertinya il Ra sudah kewalahan mengejar anjing kami.” Aku hanya mengangguk dan segera menuju mobiku sambil terus memikirkan semuanya.

Kata Dokter Choi aku harus menunggu sekitar 5 menit di ruangan ini,tapi ini sudah 15 menit lebih.”maaf aku terlambat..aduh kenapa selalu begini sih..” kata terapis itu.Aku mulai menulis

‘KENAPA LAMA SEKALI’

tanpa melihat wajahnya

“maafkan aku..baiklah langsung saja kita mulai tuaann…Jong Woon..”

‘PANGGIL AKU YESUNG’

“arraseo..Yesung-shi mari kita mulai” aku mulai menatap wajahnya dan betapa kagetnya aku.DIA!Yeoja yang menabrakku waktu itu,jantungku mau copot rasanya

“kamu yang waktu itu aku tabrak ya?maaf ya,aku ini memang ceroboh.uh.” katanya lagi sambil memukul kepalanya

‘TIDAK APA2 KOK.WAKTU ITU AKU JUGA TIDAK LIHAT2’

“jadi karena ini kau menulis dengan whiteboard?baiklah aku akan membantumu mengembalikan suaramu.oh ya,sebelumnya perkenalkan aku Lee Eun Hwa.” Katanya lalu kami bersalaman.

’MOHON BANTUANNYA!’

“aku pasti membantumu.oke kita mulai ya..” dan hari itupun menjadi hari paling bahagia semenjak kecelakan itu,jadi namanya Eun Hwa.Sepertinya aku jadi ingin berlama2 menghilangkan suaraku agar sering2 bertemu yeoja cantik ini.

Ini kali ketiga aku melakukan terapi dengannya.Ia masih sama,suka terlambat dan selalu minta maaf.Wajah dan senyumnya itu membuatku terpesona dan ingin selalu berada didekatnya.Kadang aku menemuinya dihari lain dan mengajaknya makan siang.Untungnya dia tidak bosan bertemu denganku.Aku memulai terapiku seperti biasa,baru sedikit suara yang bisa kukeluarkan

“Yesung-shi..kau ini ingin sembuh atau tidak?sudah hampir dua bulan sejak kecelakaan itu,tapi sura yang terdengan baru sedikit.” Aku memandangnya dengan tatapan tentu-saja-aku-mau lalu mulai menulis

‘APA INI SUDAH SANGAT TERLAMBAT?’

“sebetulnya belum,tapi biasanya sudah ada suara yang jelas walau hanya beberapa kata.tapi kau belum.kau harus meyakinkan dirimu bahwa kau bisa sembuh.percayalah.” dia menatapku,aku membalasnya dengan senyum.Selesai terapi rencananya aku mau pulang dan bersantai.Tapi eomma menyuruhku ke Lolipop Café,katanya ada yang mau bertemu denganku.Aku sudah bisa menebaknya,pasti dia!Segera saja kuluncurkan mobilku kesana.Sesampainya disana aku melihat sosoknya,rambut tergerai panjang,baju dengan warna kesukaanku dan kacamata yang bertengger di kedua telinganya,sepertinya ia sangat serius membaca bukunya.Aku mendekatinya lalu duduk disebelahnya,ia tampak kaget lalu kemudian memelukku

“oppa…bogosipoyo~” ia terus mengoceh sedangkan aku hanya memandangnya,wajah itu,sudah lama aku tidak melihatnya.

”oppa..kau mendengarkanku tidak?” aku mulai menulis ‘NE’ dia terdiam,lalu mulai menangis.Kenapa dia?

”aku tahu aku jahat!aku tidak datang saat perayaan keberhasilanmu lolos audisi,aku tidak melihat langsung debut pertamamu,aku tidak mendampingimu saat kau sakit,bahkan aku terus menerus mengoceh.”

‘YEOJA BODOH!’

“iya aku memang bodoh,menyebalkan lagi..hiks..ternyata benar kata Wookie oppa,kau berubah menjadi dingin.tapi apa itu berlaku juga padaku?” aku memeluknya,lama,kubiarkan ia menangis dibahuku.Setelah tenang

‘AKU TERLALU MERINDUKANMU HINGGA TAK MAMPU BERKATA-KATA!UPS!BUKAN AKU MEMANG TIDAK BISA BERBICARA?’

“bisa!kau bisa oppa..kau pasti bisa.” Dia kembali memelukku.

’KAPAN KAU PULANG?KENAPA TIDAK MEMBERITAHUKU?AKU KAN BISA MENJEMPUTMU DIBANDARA’

“inginnya sih begitu oppa,tapi aku tidak ingin menganggu jadwalmu.lagipula sekalian jalan2 oppa..sudah lama kan aku tidak berkunjung kesini..lalu…sekarang mana coklatnya?”

‘KAU INI!COKLAT SAJA YANG KAU PIKIRKAN!’

kulihat wajah cemberutnya,lucu sekali

‘BAIKLAH EN MUN,KALI INI KAU KUMAAFKAN DAN…’

aku memberinya coklat beberapa batang.Ia terlihat sangat senang,hari ini seharian aku habiskan bersamanya,adik kecilku yang baru saja datang dari Amerika.Hari sudah malam,kami memutuskan untuk pulang,diperjalanan menuju tempat parkir aku melihat Eun Hwa bersama seorang namja.Siapa dia?Tiba2 namja itu menegur adikku

“kau En Mun buakan?Kim En Mun..”

“ne…kau…Lee Hyuk Jae..Hyukie..!”

“ne ne ne..kenapa kau bisa ada disini?bukannya kau sekolah diluar negri?”

“aku sedang liburan,jadi kusempatkan mengunjungi keluarga angkatku disini.”

“oh begitu..lalu itu siapa?”

‘AYO KITA PULANG!’

“ne oppa..emh,,maaf Hyukie-ya..kapan2 akan kuceritakan padamu..bye..”

“nde…” katanya dengan tatapan dasar-aneh-kau-ini-sebenarnya-siapa.Kau itu yang siapa,berani2nya kau mendekati Eun Hwa ku.

”oppa…!kenapa kau terlihat marah?”

‘TIDAK APA-APA’

“sepertinya kau sedang cemburu,tunggu!jangan2 kau cemburu pada yeoja yang bersama Hyukie tadi..Hyukie pernah bercerita ada seorang yeoja dikehidupannya yang bekerja di RS,atau jangan2 dia terapismu ya?pantas saja kau selalu semangat terapi.”

‘TAU DARI MANA KAU AKU SEMANGAT TERAPI?BUKANKAH KAU BARU KEMBALI HARI INI?KAU MEMATA-MATAIKU?’

“hahahaha…kau lucu oppa..aku tau semuanya dari Wookie oppa..dia bercerita semuanya padaku..”

‘DASAR ORANG ITU!’

“dia orang yang baik oppa..dia sangat memperhatikanmu.setiap saat dia memikirkanmu,dan dia sangat sedih saat kau mendingin padanya.”

‘SEPARAH ITUKAH?’

“ne..bahkan dia pernah menelfonku sambil menangis.sebenarnya aku sudah tidak tahan dan ingin memarahimu.tapi aku tahu kau bukan orang yang mudah dirubah keputusannya.jadi ya aku diam saja.ternyata semakin aku diam,semakin kau menjauh dari Wookie oppa.”

‘BAGAIMANA DIA TAHU SEGALANYA YANG TERJADI PADAKU?’

“dia menjagamu.dia selalu mengontrol keadaanmu dari Dokter Choi.pernahkah kau melihatnya di tv dengan mata sembab?”

‘SEKALI DAN ITUPUN KEBETULAN KARNA EOMMA MENONTONNYA.’

“nah,malam sebelum acara itu,dia menelfonku tengah malam sambil menangis.dia bilang dia merindukanmu.tapi dia terlalu takut untuk mendekatimu.”

‘TAKUT?MEMANG AKU MONSTER!’

“bukan,bukan karena kau seperti monster.tapi karena dia takut menyakitimu.”

‘HIYA!KAU TADI BILANG APA?AKU MONSTER?’

“bukan aku yang bilang tapi dirimu sendiri.sudah ah ayo pulang,aku lelah.” Dia terus berjalan ke mobilku,aku hanya diam dan mulai menyetir.Sepertinya En Mun memang sangat lelah,baru beberapa menit saja dia sudah tertidur.Sungguh manis,sleeping beauty.Sesampainya dirumah aku langsung menggendong En Mun ke tempat tidurnya dan kembali ke kamarku segera menyusul En Mun ke alam mimpi.

 

-TBC-